Toni Rosyid: Kepemimpinan HRS di FPI Menarik Emosi Masyarakat untuk Peduli

kepemimpinan HRS itu menunjukkan identitas dan gerakan FPI membuat orang yang sebelumnya kontra dan tidak setuju menjadi lebih menghormati organisasi masyarakat tersebut.

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina
Jum'at, 13 November 2020 | 14:10 WIB
Toni Rosyid: Kepemimpinan HRS di FPI Menarik Emosi Masyarakat untuk Peduli
Neno Warisman dan Toni Rosyid membahas kepulangan HRS. - (YouTube/NenoWarismanChannel)

SuaraJogja.id - Kepulangan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab menarik banyak perhatian dari masyarakat. Terutama, hadirnya jumlah  jutaan masa di Bandara Soekarno Hatta untuk menyambut kedatangan sang pemimpin. Keberadaan tokoh kontroversial itu dinilai menarik simpati sosial masyarakat.

Melalui kanal YouTube pribadinya Neno Warisman Channel, wanita berusia 56 tahun tersebut berdiskusi dengan pengamat politik, Toni Rosyid. Keduanya membahas mengenai sosok yang tengah gempar diperbincangkan Habib Rizieq Shihab (HRS) atas kepulangannya ke tanah air setelah tiga tahun menetap di Arab Saudi.

Menyoroti kepulangan HRS, Toni menyebutnya sebagai sosok yang berbeda. Ada beberapa hal yang membuat Imam Besar FPI itu menjadi sangat fenomenal. Toni juga menyampaikan bahwa belum ada dalam sejarah bangsa Indonesia, seorang tokoh masyarakat, agama maupun presiden yang disambut begitu antusias dan bahkan militan.

"Orang-orang yang mengapresiasi dan memberikan dukungan moral. Dalam konteks ini, dukungan moral ini penting," ujar Toni.

Baca Juga:Bukan Musuh, Refly Sarankan Jokowi Tak Perlu Tanggapi Rekonsiliasi HRS

Ada beberapa hal yang dilihat Toni menjadi penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Pertama, yakni lumrah di masyarakat manapun jika seseorang menjadi tokoh yang terluka pasti menjadi perhatian masyarakat secara emosional. Sementara HRS dipersepsi sebagai orang yang tersakiti, sehingga orang merasa iba.

Periode waktu kasus yang melilit tokoh agama itu masuk dalam kategori jangka waktu yang lama, hingga bertahun-tahun. Ada peristiwa dan kasus yang dianggap publik menjadi gelombang besar untuk memberikan empati kepada HRS. Termasuk dalam kepemimpinannya di FPI yang memegang jumlah massa jutaan.

Sebelumnya, tindakan FPI kerap dikategorikan masyarakat sebagai tindakan yang anarkis. Namun, dengan kepemimpinan HRS itu menunjukkan identitas dan gerakan FPI membuat orang yang sebelumnya kontra dan tidak setuju menjadi lebih menghormati organisasi masyarakat tersebut.

"Bukan karena satu madzhab politik, tapi karena melihat orang ini benar, orang ini tidak salah, orang ini perlu dibantu," jelas Toni.

Hal tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia melainkan di seluruh dunia. Sebab, hal tersebut merupakan naluri alam untuk merasakan empati dengan pihak yang tersakiti. Tanpa melihat suku ras dan agama seseorang, naluri dunia itu akan muncul secara otomatis.

Baca Juga:Ustaz Maaher ke Nikita soal Hina HRS: Jika Tak Minta Maaf, Rumah Dikepung

Neno Warisman dan Toni Rosyid membahas kepulangan HRS. - (YouTube/NenoWarismanChannel)
Neno Warisman dan Toni Rosyid membahas kepulangan HRS. - (YouTube/NenoWarismanChannel)

Lihat penjelasan Toni Rosyid DISINI

Toni juga menyampaikan, bahwa perasaan dan emosi kemanusiaan yang muncul membuat pendukung HRS bukan lagi masyarakat homogen. Saat ini, pendukung HRS lebih pada masyarakat heterogen, meskipun pro dan kontra serta perdebatan belum bisa dihindari. Misalnya Rocky Gerung yang dinilai saat ini mendukung HRS.

Sejak diunggah Jumat (13/11/2020), video yang terpotong menjadi dua bagian itu sudah disaksikan lebih dari 300 kali. ada puluhan yang menekan tanda suka dan beberapa lainnya memberikan tanggapan di kolom komentar. Beberapa warganet menunjukkan reaksi seolah terpukau dengan penjelasan dari Toni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak