Aliran PDAM di Bantul Mati 4 Hari, Warga Ngungsi Guna Penuhi Kebutuhan Air

Aliran air dari PDAM terhenti sejak Jumat lalu.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 13 Desember 2020 | 16:15 WIB
Aliran PDAM di Bantul Mati 4 Hari, Warga Ngungsi Guna Penuhi Kebutuhan Air
Ilustrasi keran air - (Pixabay/9078815)

Hal yang sama dialami, warga Sewon, Didik Sutopo (32). Aliran air PDAM miliknya sudah terhenti sejak Kamis lalu. Dirinya tak mendapat fasilitas atau air bersih dari PDAM setempat.

"Malah matinya (aliran air) pada Kamis siang. Satu hari setelahnya (Jumat) baru tahu jika ada gangguan. Hanya saja pihak PDAM meminta kami menunggu dan meminta maaf atas kesalahan teknis itu. Tapi untuk kebutuhan air bersih tidak diberi alternatif lain," ujar dia.

Terpisah, Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Projotamansari Bantul (PDAM Bantul), Arinto Budi Budiantoro mengaku terhentinya aliran air ke pelanggan terjadi pada Kamis (10/12/2020).

Ia menjelaskan bahwa memang terjadi kerusakan pompa intake produksi instalasi milik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul DIY.

Baca Juga:Soal Tingkat Partisipasi Pilkada di Tengah Pandemi, Ini Kata KPU Bantul

Arinto juga meminta pihak terkait terutama Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah-Air Minum (PIALAM) yang membawahi SPAM Regional Kartamantul segera melakukan tindakan yang cepat agar air dapat kembali mengalir ke pelanggan

"Kami berharap dan memohon agar Balai PIALAM bisa mempercepat proses perbaikan. Sehingga suplai air ke PDAM Bantul normal kembali," ujar dia.

Hingga kini PDAM telah mengoptimalkan instalasi produksi eksisting. Tapi karena jumlahnya terbatas, PDAM Bantul melakukan pergiliran aliran air ke pelanggan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak