alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jatah Terbatas, 5 OPD di Bantul Belum Terdaftar Penerima Vaksin Covid-19

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Selasa, 09 Maret 2021 | 07:18 WIB

Jatah Terbatas, 5 OPD di Bantul Belum Terdaftar Penerima Vaksin Covid-19
[ilustrasi] ASN di Kabupaten Sleman menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum menerima vaksin di SCH, Senin (8/3/2021) . - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)

Karena keterbatasan dosis, lima OPD di Bantul tak mendapat jatah vaksinasi di tahap kedua.

SuaraJogja.id - Sebanyak lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bantul ditunda menerima vaksin sinovac di tahap kedua.

Alasannya, kuota vaksin tak mencukupi untuk diberikan ke seluruh pegawai yang ada di OPD Pemkab Bantul.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis mengatakan bahwa total OPD yang ada di Bantul berjumlah 54.

Karena keterbatasan vaksin, lima di antaranya tak mendapat jatah vaksinasi di tahap kedua.

Baca Juga: Vaksinasi Seniman di PSBK Bakal Dihadiri Jokowi, Bantul Mulai Pendataan

"Total OPD ada 54. Namun, ada lima OPD belum terdaftar karena keterbatasan vaksin," kata Helmi, dihubungi wartawan, Senin (8/3/2021).

Ia menjelaskan, lima OPD tersebut antara lain Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP); Unit Pelayanan Terpadu (UPT) DPUPKP; Kesbangpol; Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru); dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Meski lima OPD belum terdaftar, Helmi memastikan, vaksinasi tetap dilakukan. Lima OPD tersebut akan menerima vaksinasi di tahap ketiga.

"Karena vaksin datangnya bertahap, sehingga yang belum [divaksin] akan didaftarkan di vaksinasi tahap ketiga. Sisanya yang sekarang ini menjadi prioritas," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala DPUPKP Bantul Bobot Ariffi'aidin mengungkapkan, pihaknya tidak ambil pusing jika jatah penerimaan vaksin mundur di tahap ketiga.

Baca Juga: Disaksikan Jokowi, 500 Seniman Jogja Bakal Divaksin Covid-19

"Tidak apa-apa, nanti menunggu giliran. Yang jelas dari kami sudah siap untuk vaksinasi, dan data sudah kami ajukan kemarin," ujar Bobot.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait