alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bocah SD Tewas Makan Sate Beracun, Polisi Akan Periksa Penerima Makanan

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Rabu, 28 April 2021 | 16:30 WIB

Bocah SD Tewas Makan Sate Beracun, Polisi Akan Periksa Penerima Makanan
Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi ditemui wartawan di ruang kerjanya, Mapolres Bantul, Rabu (28/4/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Ngadi melanjutkan, hingga kini ada enam orang saksi yang sudah diperiksa polisi.

SuaraJogja.id - Polres Bantul segera memeriksa penerima makanan yang berada di Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan bernama Tomy. Hal itu dilakukan untuk mengetahui benang merah terhadap kasus tewasnya anak seorang driver ojol usai mengkonsumsi sate beracun.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi menjelaskan bahwa anggotanya sudah mendatangi lokasi kediaman Tomy. Pihaknya akan memanggil yang bersangkutan.

"Kami mintai keterangan untuk proses penyelidikan kasus tewasnya anak itu," kata Ngadi ditemui wartawan di Mapolres Bantul, Rabu (28/4/2021).

Ia menjelaskan, pemeriksaan itu dilakukan karena pemberi makanan, yang diketahui adalah seorang wanita, memberi nama serta alamat ke driver ojol, Bandiman.

Baca Juga: KLARIFIKASI: Masjid Nurussalam Bukan Lokasi Driver Ojol Terima Sate Beracun

"Karena penerima ini menyebut nama Tomy dan ada alamatnya maka kami akan memeriksa," jelas dia.

Ngadi melanjutkan, hingga kini ada enam orang saksi yang sudah diperiksa polisi.

Disinggung terkait hasil uji laboratorium sampel makanan berupa bumbu sate dan lontong, polisi masih belum mendapat hasilnya.

"Hingga kini masih menunggu hasilnya. Belum keluar dan belum mengetahui apa saja kandungan yang ada di dalamnya," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, nyawa seorang anak SD bernama Naba Faiz Prasetya (10) tak tertolong saat dilarikan ke RSUD Yogyakarta. Naba yang juga merupakan anak dari driver ojol, Bandiman tewas setelah mengkonsumsi sate yang dibawa oleh ayahnya.

Baca Juga: Buru Wanita Pemberi Sate Ayam Beracun, Polisi Cari Petunjuk lewat CCTV

Bandiman menerima makanan tersebut dari seorang wanita muda berusia sekitar 20-30 tahun. Pria 47 tahun ini tak mengingat wajah si wanita tersebut meski tak mengenakan masker.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait