Memang awalnya hanya menggunakan air bersih, lambat laun, bungkusan plastik itu diisi kotoran.
"Ada air campuran oli, ada juga kotoran kambing. Kegiatan ini hanya bercanda saja. Biasa dilakukan oleh anak-anak itu sekitar pukul 01.00-01.30 wib," kata dia.

Meski dirinya tak terlibat langsung pada kegiatan semalam, O'o mengaku bahwa sedikit menyayangkan ketika pemuda menggunakan air bercampur kotoran.
"Ya mungkin bisa diganti dengan air biasa seperti dulu, agar orang atau pengendara yang melintas tidak khawatir dengan bau atau kotoran di air itu," terang dia.
Baca Juga:Dinpar Bantul Targetkan 2022 Semua Objek Wisata Gunakan Pembayaran Digital