alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pura-pura Antri, Kakek Asal Sleman Nekat Curi Motor di Bengkel

Galih Priatmojo Selasa, 18 Mei 2021 | 19:42 WIB

Pura-pura Antri, Kakek Asal Sleman Nekat Curi Motor di Bengkel
Ilustrasi pencurian motor (curanmor). [Shutterstock]

Polisi sempat kesulitan melacak kakek yang mencuri sepeda motor tersebut.

SuaraJogja.id - Perilaku BUM (58) warga Pandowoharjo, Sleman ini memang menjengkelkan. Meski sudah berusia lanjut namun kakek satu ini tega menipu orang yang baru mengenalnya. Melalui aksi juliknya, kakek ini curi motor kenalannya itu.

Polisi bahkan kesulitan memburu kakek ini dan setelah tiga bulan baru bisa meringkusnya di tempat persembunyiannya. Meski beralamat di Sleman, namun BUM berhasil diringkus di Ceper Klaten.

Kanit Reskrim Polsek Playen, Iptu Larso mengatakan, Sabtu (09/01/2021) sekitar pukul 13.00 WIB lalu,  saat Rahmat Basuki warga Glidag, Logandeng diminta rekannya yang bernama Sartoyo untuk menyerviskan motornya. Rahmat lantas membawa motor tersebut ke bengkel motor di Padukuhan Logandeng, Kalurahan Logandeng. 

"Di situ BUM juga pura-pura mengantri,"tutur Larso, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: Rentetan Curanmor di Gunungkidul, Polisi: Ada Beberapa Kelompok Jadi Dalang

Kemudian, saat sedang mengantri, keduanya mengobrol ala kadarnya dengan topik yang berbeda-beda. BUM lantas meminjam sepeda motor yang dibawa Rahmat untuk mengambil uang di ATM. Alasannya, motor yang dibawa BUM masih belum selesai diservis.

Rahmat pun lantas meminjamkan motor yang dibawanya karena memang masih menunggu antrian untuk servis. Kala itu Rahmat sama sekali tidak curiga dengan perilaku BUM. Ia percaya BUM pergi hanya sebentar karena hanya mengambil uang di mesin ATM terdekat.

"Tapi ditunggu sampai sore kok tak nongol lagi di bengkel. Bahkan keesokan harinya kendaraan tersebut juga tak kunjung dikembalikan, kemudian korban melaporkan ke Mapolsek Playen," ungkap Larso. 

Larso menambahkan,  Mendapatkan laporan, jajaran Unit Resktim kemudian melakukan penyelidikan.  Pihaknya lantas mendapat informasi nama, ciri dan identitas pelaku warga Sleman. Korban sendiri mengalami kerugian satu unit sepeda motor Honda Grand tersebut senilai Rp4juta.

Kurang lebih tiga bulan melakukan pengejaran, Larso mendapatkan informasi bahwa BUM sudah tidak berdomisili di Sleman. Larso mendapatkan informasi bahwa pelakunya berada di wilayah Ceper Klaten. 

Baca Juga: Dua Rumah di Gunungkidul Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta Lebih

"Anggota saya kirim ke sana dan pelaku benar berada di Ceper kendarannya juga berada di lokasi kemudian kami amankan ke Polsek," tandasnya.

Kontributor : Julianto

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait