Respon Masukan Tenaga Kesehatan, Teknologi GeNose C19 Diperbarui

Tim inventor GeNose sampaikan adanya pembaharuan pada teknologi yang digunakan pada GeNose C19.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Minggu, 23 Mei 2021 | 15:44 WIB
Respon Masukan Tenaga Kesehatan, Teknologi GeNose C19 Diperbarui
Peneliti GeNose-19 dari UGM Dian Kesumapramudya Nurputra (tengah) dan Ketua Tim Pengembang GeNose-19 Kuwat Triyana menyampaikan terkait perkembangan GeNose-19 di UGM, Minggu (23/5/2021). - (Kontributor SuaraJogja.id/Putu)

SuaraJogja.id - Tim inventor GeNoSe C19 dr. Dian Kesumapramudya Nurputra dan Prof. Kuwat Triyana menyampaikan adanya pembaharuan pada teknologi yang digunakan pada teknologi GeNose C19. Hal ini dikemukakan dalam konferensi pers “GeNose C19 Update tentang Kecerdasan Buatan” Minggu (23/5/2021) di R. Fortakgama.

Dian menjelaskan terdapat beberapa pembaharuan GeNose C19 terkait dengan proses pengembangan dan penelitian yang hingga saat ini terus dilakukan semenjak mendapat izin edar Desember 2020.

Pertama, pembaharuan terkait perangkat lunak kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Versi sebelumnya dari AI GeNose C19 adalah 1.3.2 build 5 yang sekarang berkembang menjadi versi 1.3.2 build 6.

AI Versi 1.3.2 build 6 diperbarui dari sisi interface yang lebih ramah bagi operator alat (user friendly), basis data yang lebih besar, dan fitur pembacaan kurva secara manual.

Baca Juga:Stasiun Kereta Api Medan Sediakan Layanan Pemeriksaan GeNose C-19

“Pembaharuan ini untuk menanggapi berbagai macam permintaan dari dokter, tenaga kesehatan, dan pengguna yang ingin mempelajari bentuk-bentuk kurva hasil pembacaan alat GeNose C19 dan menunjukkan bagaimana sebenarnya kurva pasien yang positif dan negatif,” tutur Dian.

Dengan adanya update AI tersebut, akurasi alat meningkat sehingga GeNose C19 akan lebih baik melayani masyarakat yang menjalani tes skrining COVID-19. 

Pembaruan kecerdasan buatan GeNose C19 bisa untuk mengantisipasi varian-varian baru virus SARS-CoV-2 yang muncul.

“Varian D64G sudah masuk ke database yang sekarang dan kami akan terus melakukan pembaharuan secara rutin dan berkala sehingga akan lebih aware di lapangan,” jelas Dian.

Akses basis data varian baru virus didapatkan dari rumah sakit yang merawat pasien dengan varian baru, sehingga peneliti mampu mendapatkan sampel napas untuk memperbarui kecerdasan buatan GeNose C19.

Baca Juga:IDI: Gejala Varian Baru Covid-19 Sulit untuk Diidentifikasi

Selanjutnya adalah pembaharuan terkait standard operational producer (SOP) operator dan buku manual.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak