Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi

Pemkab Sleman gelar Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR) di Pasar Ngijon. Dimeriahkan tarian Jathilan, acara ini sukses hidupkan ekonomi dan ruang sosial budaya.

Ruth Meliana
Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
Pertunjukan Kesenian Jathilan saat GEMPAR di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar acara GEMPAR di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026.
  • Kegiatan tersebut menampilkan pertunjukan seni Jathilan Yogyakarta untuk menghidupkan kembali aktivitas di pasar rakyat.
  • Acara ini bertujuan menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi serta ruang sosial dan budaya masyarakat Sleman.

SuaraJogja.id - Suasana Pasar Ngijon di Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, DIY, berubah semarak pada Minggu, 2 Agustus 2026. Warga memadati area pasar untuk mengikuti Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR) yang mengusung tema "Nyaman Pasarnya, Berdaya Ekonominya."

Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sleman ini menjadi upaya menghidupkan kembali aktivitas pasar rakyat, tidak hanya sebagai pusat perdagangan, tetapi juga sebagai ruang sosial dan budaya bagi masyarakat.

Acara dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Aris Herbandang dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman Abu Bakar. Hadir pula sejumlah tamu undangan, di antaranya Panewu Moyudan Muhammad Arif Rahman dan Lurah Sumberagung Duldjiman.

GEMPAR menyajikan talkshow dengan narasumber Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar bersama Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Sleman Untung Basuki Rahmat. Keduanya membahas pentingnya menjaga eksistensi pasar rakyat sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus ruang interaksi masyarakat.

Baca Juga:Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!

Pertunjukan Kesenian Jathilan saat GEMPAR di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)
Pertunjukan Kesenian Jathilan dalam Gerakan Menggemparkan Pasar Rakyat (GEMPAR) di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)

GEMPAR mulai menggemparkan pasar dengan penampilan musik dari Dina Trinil dan Gospeng yang menghibur pengunjung. Namun, puncak kemeriahan terjadi saat Pagelaran Kesenian Jathilan Yogyakarta oleh kelompok Putri Affanda mulai tampil.

Kelompok seni tersebut menampilkan delapan penari jathilan perempuan dan dua penari jathilan laki-laki yang diiringi alunan gamelan dari Powerirama. Pertunjukan seni tradisional ini berhasil menyedot perhatian masyarakat yang memadati area pertunjukan.

Jathilan Yogyakarta menjadi simbol kebersamaan yang mempererat solidaritas masyarakat melalui semangat gotong royong dan kebersamaan tanpa memandang latar belakang sosial.

Pertunjukan Kesenian Jathilan saat GEMPAR di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)
Pertunjukan Kesenian Jathilan dalam Gerakan Menggemparkan Pasar Rakyat (GEMPAR) di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)

Di balik setiap pementasannya, jathilan merepresentasikan identitas budaya yang menjaga harmoni sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap komunitas masyarakat. Pesan-pesan inilah yang turut ditekankan di acara GEMPAR Pasar Ngijon.

Selama lebih dari satu jam, pertunjukan jathilan berlangsung meriah. Gerakan para penari yang enerjik dipadukan dengan irama gamelan yang menghentak membuat suasana Pasar Ngijon semakin hidup. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka.

Baca Juga:GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner

Antusiasme warga semakin membuncah ketika beberapa pengunjung ikut menari bersama para penampil. Tidak hanya masyarakat, sejumlah tamu undangan juga turut larut dalam kemeriahan dengan bergabung menari di tengah arena.

Pertunjukan Kesenian Jathilan saat GEMPAR di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)
Pertunjukan Kesenian Jathilan saat Gerakan Menggemparkan Pasar Rakyat (GEMPAR) bersama tamu undangan di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)

Interaksi antara penari, pengunjung, dan tamu undangan menciptakan suasana hangat yang membuat Pasar Ngijon terasa lebih hidup dibanding hari-hari biasa. Kesenian tradisional yang dikemas di tengah aktivitas pasar menghadirkan pengalaman berbeda.

Acara tersebut sangat meriah. Sekitar 200 orang lebih tampak tumpah ruah memadati lokasi Pasar Ngijon. Jumlah ini membengkak ketimbang hari-hari biasanya. Seorang pengunjung, Heru, mengakui kesenian jathilan menjadi daya tarik bagi dirinya dan keluarga untuk menyambangi pasar Ngijon selain tentunya untuk berbelanja.

"Biasanya, saya memang berbelanja di Pasar Ngijon. Tapi karena ada info jathilan di pasar, saya membawa keluarga saya. Kebetulan saya tinggal di sekitar sini," ujar Heru yang tinggal di sekitar Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman. 

Pertunjukan jathilan bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana melepas penat setelah menjalani rutinitas sehari-hari. Hal ini senada dengan pernyataan Sekretaris Disperindag Kabupaten Sleman, Aris Herbandang.

Aris mengatakan bahwa GEMPAR merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sleman untuk menghidupkan kembali pasar rakyat melalui berbagai kegiatan yang menarik minat masyarakat.

"Untuk kegiatan GEMPAR tentunya kami punya target untuk meramaikan kembali pasar rakyat di wilayah Kabupaten Sleman. Harapan kami, ini menjadi sebuah bentuk kampanye bagi masyarakat untuk kembali meramaikan pasar lagi," kata Aris ketika diwawancara Suara.com, Minggu (2/8/2026).

Penampilan Gamelan Powerirama di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)
Penampilan Gamelan Powerirama dalam Gerakan Menggemparkan Pasar Rakyat (GEMPAR) di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)

Menurut Aris, pasar rakyat juga dapat berkembang menjadi ruang sosial, budaya, sekaligus healing bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

"Jadi, (pasar rakyat) tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga menjadi ruang sosial budaya, termasuk juga untuk healing masyarakat, terutama generasi milenial," tambahnya.

Untuk menyukseskan GEMPAR, Disperindag menggandeng seluruh elemen ASN di Sleman, bahkan sampai organisasi kemasyarakatan seperti PKK, Darma Wanita, Bayangkara, dan Persit. Ada juga instansi vertikal yang terlibat GEMPAR, seperti Adhyaksa hingga Kejaksaan.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Aris Herbandang memberikan sambutan acara GEMPAR di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Aris Herbandang memberikan sambutan acara Gerakan Menggemparkan Pasar Rakyat (GEMPAR) di Pasar Ngijon pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Suara.com/Atta)

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen tersebut dapat menumbuhkan geliat ekonomi lokal. Selain datang untuk berbelanja, setiap organisasi juga didorong membagikan aktivitas mereka melalui media sosial sehingga kampanye GEMPAR dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

"Harapannya (GEMPAR) menunjukkan geliat ekonomi di wilayah, termasuk juga dari organisasi-organisasi itu nanti akan mengunggah kegiatan berbelanjanya di media sosial masing-masing. Ini menjadi sebuah kampanye bersama untuk berbelanja di pasar," pungkas Aris Herbandang.

Melalui GEMPAR, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap pasar rakyat kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus ruang budaya yang mampu menghadirkan kebersamaan, hiburan, dan semangat gotong royong. Kemeriahan jathilan di Pasar Ngijon menjadi bukti bahwa ketika budaya, masyarakat, dan pasar dipadukan dalam satu kegiatan, pasar rakyat mampu menjadi destinasi yang menggerakkan roda perekonomian daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini