Lewat pemeriksaan kesehatan massal yang dilakukan, diketahui ada 28 orang warga diketahui positif COVID-19. Tiga di antaranya perlu dirujuk ke Rumah Sakit.
"[Sebanyak] 25 isolasi, 3 rencana rujuk RS," kata Makwan.
Klaster penularan COVID-19 di padukuhan Ngaglik, terjadi di RT 1 dan RT 2 RW 48. Penularan virus tersebut mulai terdeteksi setelah lebaran.
Sebelum diketahui ada 25 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, diketahui ada 13 orang warga setempat yang terlebih dahulu diisolasi ke Asrama Haji, Senin (24/5/2021).
Baca Juga:Vaksinasi Lansia di Sleman Nomor Tiga Tercepat Secara Nasional, Begini Kata Dinkes
Makwan mengungkapkan, warga Ngaglik yang dirujuk pertama ke Asrama Haji, berjumlah 13 orang.
"Jadi totalnya 13 ditambah 25. Ada 38 orang [diisolasi]," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni