Merapi Keluarkan 2 Kali Awan Panas Guguran Dalam 24 Jam, Jarak Maksimal 2 Kilometer

Luncuran lava dari puncak Gunung Merapi juga masih terus terjadi.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 29 Mei 2021 | 11:22 WIB
Merapi Keluarkan 2 Kali Awan Panas Guguran Dalam 24 Jam, Jarak Maksimal 2 Kilometer
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas pada Kamis (20/5/2021) pagi. - (SuaraJogja.id/HO-BPPTKG)

SuaraJogja.id - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Selain lava yang terus keluar, teramati juga awan panas guguran yang kembali muncul.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, mengatakan  dalam periode pengamatan Jumat (28/5/2021) pukul 00.00 WIB - 24.00 WIB teramati sejumlah awan panas guguran yang keluar dari Merapi. Semua luncuran wedus gembel itu masih menuju ke arah barat daya. 

"Teramati 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 2000 meter mengarah ke barat daya," kata Hanik dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/5/2021).

Awan panas guguran pada Jumat (28/5/2021) itu pertama terjadi pada pukul 19.23 WIB. Saat itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 145 detik. Jarak luncur 2.000 meter ke arah barat daya.

Baca Juga:Ramai di Medsos, Cahaya Mirip Meteor Pernah 2 Kali Muncul di Atas Gunung Merapi

Tak lama berselang tepatnya pukul 19.34 WIB awan panas guguran Merapi kembali muncul. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 131 detik dengan estimasi jarak luncur 1.800 meter ke arah barat daya.

Selain awan panas guguran yang kembali teramati. Luncuran lava dari puncak Gunung Merapi juga masih terus terjadi.

"Teramati 2 kali guguran lava dengan jarak luncur  maksimal 1.000 meter ke arah barat daya," ucapnya. 

Tercatat juga sejumlah kegempaan dari Gunung Merapi dalam periode 24 jam tersebut. Di antaranya kegempaan guguran sejumlah 122 kali, hembusan sejumlah 9 kali, hybrid atau fase banyak sejumlah 48 kali dan vulkanik dangkal sejumlah 8 kali.

Sementara itu dalam periode pengamatan terbaru tepatnya  Sabtu (29/5/2021) pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB, tidak teramati kembali awan panas guguran yang muncul.  

Baca Juga:Viral Kilatan Cahaya di Puncak Gunung Merapi, Banjir Respons Nyeleneh Warganet

Namun dalam periode pengamatan enam jam tersebut visual gunung terlihat jelas. Dengan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak