alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pasang Tarif Parkir Nuthuk, Polres Amankan 9 Preman di Wilayah Bantul

Galih Priatmojo Senin, 14 Juni 2021 | 18:45 WIB

Pasang Tarif Parkir Nuthuk, Polres Amankan 9 Preman di Wilayah Bantul

9 preman itu terbukti menarik tarif parkir nuthuk

SuaraJogja.id - Polres Bantul gelar bersih-bersih aksi premanisme di sejumlah kawasan wisata setempat. Hasilnya sebanyak 9 preman yang kerap meresahkan wisatawan dan lingkungan parkir objek wisata diamankan. 

Kapolres Bantul AKBP Ihsan menjelaskan operasi tangkap aksi premanisme yang meresahkan di kawasan wisata itu digelar sejak hari Minggu (13/6/2021) kemarin.

"Mereka kami tangkap pada operasi yang kami gelar Minggu (13/6/2021). Selain di Parangtritis, Depok, mereka yang kami tangkap biasa beroperasi di Bantul kota," terangnya seperti disitat dari harianjogja.com, Senin (14/6/2021).

Dijelaskan, sebanyak 9 orang yang ditangkap merupakan warga sekitar lokasi wisata.

Baca Juga: Pedagang Rasakan Efek Demam Usai Divaksin AstraZeneca, Begini Kata Dinkes Bantul

Dalam aksinya para preman itu menarik tarif parkir di luar kewajaran. Tarif parkir yang umumnya berkisar Rp5000 dinaikkan hingga Rp30 ribu.

Ihsan mengungkapkan saat ini pihaknya masih mendalami apakah uang parkir ini masuk kantong para preman sendiri atau ada setoran ke pihak lainnya karena para pelaku mencetak tiket sendiri.

"Jika ini dibiarkan, kami tidak ingin nantinya jadi preseden buruk untuk tempat wisata di Bantul. Oleh karena itu mereka kami tangkap dan kami bina. Jika mereka tetap mengulang perbuatan yang sama, maka akan kami proses lebih lanjut," jelas Kapolres.

Adapun barang bukti yang disita dari para pelaku adalah karcis parkir, uang dan lampu stik.

Lebih jauh, Ihsan menyatakan saat ini Polres Bantul telah memiliki satgas antipremanisme dan satgas antipungli. Satgas tersebut terbentuk menyusul adanya instruksi dari Kapolri untuk memberantas premanisme.

Baca Juga: Berawal dari Dugaan Transaksi di Pasar Bantul, Polisi Ringkus 2 Pengedar Narkoba

"Nantinya mereka akan bekerja setiap hari, dan memonitor serta mencegah premanisme. Harapannya, Bantul bersih dari pungutan liar dan premanisme," tukasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait