Pedagang di Pasar Bantul Sudah Divaksin, Dinas Perdagangan Lanjutkan ke 3 Pasar Besar Ini

Sukrisna menjelaskan bahwa jumlah pedagang di Bantul yang diajukan untuk mendapat vaksin sebanyak 11.186 orang.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 15 Juni 2021 | 11:33 WIB
Pedagang di Pasar Bantul Sudah Divaksin, Dinas Perdagangan Lanjutkan ke 3 Pasar Besar Ini
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

SuaraJogja.id - Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul melanjutkan kembali vaksinasi pedagang setelah usai dilakukan di Pasar Bantul, Rabu-Kamis (9-10/6/2021). Disdag akan menyasar tiga pasar besar di Bumi Projotamansari untuk vaksinasi pedagang.

Kepala Disdag Bantul Sukrisna Dwi Susanta menjelaskan bahwa pihaknya masih mendata kembali pedagang yang akan mendapat vaksin di tiga pasar, yaitu Pasar Imogiri, Niten, dan Piyungan.

"Pasar Niten, Piyungan, dan Imogiri rencananya seperti itu. Pasar tersebut kan cukup besar. Setelah Pasar Bantul, nanti kita ke sana sambil mendata kembali," terang Sukrisna dihubungi wartawan, Selasa (15/6/2021).

Ia melanjutkan, Disdag masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Terkait jadwal, pihaknya menyerahkan ke Dinkes Bantul.

Baca Juga:Diejek Ortunya Pedagang Pasar, Wanita Beri Tamparan Bocorkan Penghasilan Rp 30 Juta

"Kami masih menunggu jadwal dari Dinkes," katanya.

Sukrisna menjelaskan bahwa jumlah pedagang di Bantul yang diajukan untuk mendapat vaksin sebanyak 11.186 orang.

Ia menjelaskan dari 11.186 orang yang diajukan, sekitar 5.000 pedagang yang sudah tervalidasi.

"Sudah ada 5.000 lebih sedikit yang tervalidasi. Pedagang yang mengikuti hari pasaran (waton) juga sudah kami data," katanya.

Ia menjelaskan bahwa beberapa pedagang ada yang berpindah-pindah. Sukrisna memastikan bahwa hanya satu pedagang yang akan di vaksin.

Baca Juga:Berawal dari Dugaan Transaksi di Pasar Bantul, Polisi Ringkus 2 Pengedar Narkoba

"Nah data kemarin itu sudah kami tentukan. Karena masing-masing pedagang ada yang di Pasar Angklosari lalu berjualan di pasar yang lain. Yang tervalidasi ada 5.000 orang. Kami usahakan jangan sampai nanti ada data ganda," katanya.

Terpisah, Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho menjelaskan pihaknya sudah melakukan vaksinasi ke 612 pedagang di Pasar Bantul.

Abednego tak menampik akan muncul beberapa efek setelah masyarakat menerima vaksin. Namun hal itu biasa terjadi dalam dan masuk dalam Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Biasanya (efek) timbul di 24 jam pertama. Itu bisa saja terjadi," jelas dia.

Pedagang yang mendapat vaksin AstraZeneca, kata Abednego hanya satu orang yang dilaporkan masuk ke Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Kendati demikian efek yang dirasakan pedagang sudah kembali baik.

"Kemarin dari laporan Dinas Perdagangan ada satu yang mengalami efek, seperti demam. Namun setelah diberi obat simptomatis, yaitu parasetamol, orang tersebut membaik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak