"Kalau enggak saya batasi nanti yang lain bisa tidak kebagian," katanya.
Sehari layani 40 tabung oksigen
Sebelum terjadi tingginya permintaan oksigen, dalam satu hari biasanya hanya melayani 15-20 tabung oksigen. Namun, dalam waktu satu hari bisa mengisi 40 tabung oksigen.
"Terkadang kami sampai kewalahan mengisi tabung-tabung oksigen. Bahkan kami harus menutup toko supaya bisa fokus mengisi yang sudah antri," ujarnya.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Senin 5 Juli 2021
Ia mengaku, kondisi seperti ini menjadi berkah bagi agen penjual oksigen. Namun, ia pun merasa prihatin lantaran semakin banyak yang mengisi oksigen maka banyak orang yang sakit.
"Ya menjadi berkah tapi saya tetap merasa kasihan karena banyak orang yang sakit dan butuh oksigen," katanya.
Asep menambahkan, jika salah satu supplier oksigen seperti Samator tidak lagi menerima pengisian oksigen untuk agen-agen. Samator kini fokus menangani pengisian oksigen di beberapa rumah sakit di Jogja yang mengalami kelangkaan.
"Samator yang ada di Jogja sudah enggak bisa menyuplai oksigen ke agen-agen," katanya.
Baca Juga:Terungkap Keluarga Zaskia Mecca di Jogja Tak Rayakan Ultah: Tradisi Dihilangkan Sejak Lama