facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Beban Nakes Overload, RS di Sleman Dibantu Relawan dari Perguruan Tinggi

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Senin, 12 Juli 2021 | 18:15 WIB

Beban Nakes Overload, RS di Sleman Dibantu Relawan dari Perguruan Tinggi
Ilustrasi Covid-19. (Shutterstock)

Selain beban kerja berlebih, penanganan pasien di RS juga tak jarang menyebabkan nakes ikut terpapar dan terinfeksi Covid-19.

SuaraJogja.id - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta masih tinggi. Tercatat pada 11 Juli 2021 Satgas Covid-19 DIY merilis ada 1.895 kasus baru di DIY. Dari jumlah itu, ada 710 kasus sembuh dan 50 kasus meninggal dunia. Dari ribuan angka tersebut, di Kabupaten Sleman terdistribusi 427 kasus.

Penanganan kasus Covid-19 yang tak kunjung melandai itu memunculkan beban kerja tinggi bagi tenaga kesehatan (nakes) di fasilitas kesehatan, salah satunya rumah sakit (RS).

Direktur Utama RSUD Sleman Cahya Purnama mengungkapkan, penambahan kasus Covid-19 di Sleman beberapa saat terakhir membuat beban nakes menjadi makin overload.

"Untuk bisa mengatasi hal tersebut, melakukan redistribusi nakes antar poli atau bangsal, untuk bertugas di bangsal Covid-19," kata dia, Senin (12/7/2021).

Baca Juga: Pasutri di Sleman Meninggal Saat Isoman dan Antre Lama Pemulasaraan Jenazah

Dalam penugasan itu, nakes yang bekerja di bangsal Covid-19 diutamakan yang berusia masih muda, sedangkan nakes yang punya komorbid ditempatkan di bangsal non-Covid-19.

Selain beban kerja berlebih, penanganan pasien di RS juga tak jarang menyebabkan nakes ikut terpapar dan terinfeksi Covid-19.

Seperti dikemukakan Direktur RSUD Prambanan Isa Dharmawidjaja, ada beberapa nakes RS itu yang tengah menjalani isolasi mandiri. Dengan demikian, pihak RS harus mengatur strategi agar pasien tetap bisa tertangani dengan baik.

"Salah satunya, kami menerima bantuan tenaga dari beberapa perguruan tinggi. Tenaga bantuan tersebut diperbantukan untuk membackup tenaga nakes yang tengah menjalani isolasi mandiri," ucapnya.

Tercatat, ada 12 tenaga dari perguruan tinggi yang membantu di RSUD Prambanan. Mereka berasal dari perguruan tinggi di DIY maupun dari Klaten.

Baca Juga: Pemerintah Rekrut Dokter dan Perawat Baru untuk Gantikan Nakes Covid yang Tumbang

Salah satu PT di Sleman yang ikut mengirimkan relawan kesehatan ke RS adalah Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa). Universitas yang beralamat di Mlangi, Nogotirto, Gamping itu sebelumnya telah mengirimkan relawannya ke RSUP Dr Sardjito.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait