Terpuruk, Bantul Emoh Pilih Wisata Virtual Untuk Geliatkan Sektor Pariwisata

Dinas Pariwisata Bantul menandaskan tidak akan mengambil opsi wisata virtual tersebut.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 22 Juli 2021 | 21:08 WIB
Terpuruk, Bantul Emoh Pilih Wisata Virtual Untuk Geliatkan Sektor Pariwisata
Sejumlah wisatawan bermain air di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Selasa (25/5/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

SuaraJogja.id - Sektor pariwisata terpuruk akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Semua lini lumpuh karena ketiadaan pengunjung dalam beberapa pekan terakhir. Tak hanya objek wisata namun juga desa wisata kini semuanya mati suri.

Beberapa pihak menyelenggarakan wisata virtual untuk mengobati rasa kangen berlibur masyarakat. Melalui wisata virtual tersebut, masyarakat bisa melihat obyek wisata dengan perangkat elektronik yang mereka miliki.

Kendati demikian, Dinas Pariwisata Bantul menandaskan tidak akan mengambil opsi wisata virtual tersebut. Mereka lebih memilih menunggu kebijakan pemerintah pusat dalam membuka pariwisata di DIY dan propinsi lain.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi mengakui wisata virtual memang bisa menjadi alternatif aktivitas di tengah PPKM yang diperpanjang ini. Kendati demikian, wisata virtual tidak akan dilakukan karena tidak sesuai dengan ruh dari pariwisata itu sendiri.

Baca Juga:Rugi Puluhan Miliar dan PHK Ratusan Karyawan, Begini Kondisi Sektor Pariwisata di KBB

"Inti wisata itu kan pergerakan manusia," ujar lelaki yang akrab dipanggil Ipung ini, Rabu (21/7/2021).

Jika Dinas Pariwisata membuat program wisata virtual dan masyarakat menikmatinya melalui perangkat elektronik di rumah atau dari dalam kamar maka menurutnya hal tersebut sama saja. Tidak ada pergerakan manusia yang berdampak pada perekonomian masyarakat banyak.

Ia mengakui jika sektor pariwisata tengah terpuruk. Para pelaku wisata sudah tidak lagi mendapatkan pemasukan seperti sebelum pandemi. Sebagian besar dari mereka banting stir beralih ke profesi lain ataupun kembali ke habitatnya sebelum berkecimpung dalam dunia pariwisata.

"Pokoknya bagaimana agar tetap bertahan hidup namun tidak banyak melakukan pergerakan. Karena mobilitas juga dibatasi," paparnya.

Seperti di Desa Wisata kawasan Kapanewon Dlingo dan Imogiri, para pegiat wisata di sana kembali bertani meski hasilnya belum langsung bisa mereka rasakan. Kemudian pegiat wisata di Desa Wisata Krebet, mereka kembali menjadi perajin.

Baca Juga:Bangkrut Karena Pandemi Covid-19, Pelaku Wisata di Kabupaten Pati Tolak PPKM

Di samping itu ada sebagian dari mereka yang memanfaatkan PPKM darurat untuk memperbaiki fasilitas atau infrastruktur di destinasi yang mereka kelola. Sehingga ketika nanti wisata kembali dibuka maka akan segera bisa dimaksimalkan untuk melayani wisatawan.

"Meski berat. Kami akan berusaha patuh terhadap aturan pemerintah. Harapannya bumi lekas membaik," tambahnya.

Koordinator Taman Kebon Pring, Titik Ni Luh menuturkan, selama PPKM Darurat diberlakukan pemerintah, Taman Kebon Pring tutup. Selama tidak ada pemasukan, pegiat Kebon Pring mencoba mengarahkan ibu-ibu pemilik lapak untuk memproduksi minuman herbal wedang Uwuh.

"Minimal ada pemasukan meski sedikit," tambahnya.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak