alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perbup Bantul Soal Oksigen Gratis Sudah Rampung, Sehari Hanya Layani 25 Tabung

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Rahmat jiwandono Selasa, 10 Agustus 2021 | 12:15 WIB

Perbup Bantul Soal Oksigen Gratis Sudah Rampung, Sehari Hanya Layani 25 Tabung
Petugas jaga di Rumah Dinas Bupati Bantul mengecek tabung oksigen yang akan didistribusikan gratis kepada masyarakat, Selasa (10/8/2021). SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, sebelum oksigen diberikan ke masyarakat, pihaknya harus uji coba transfer oksigen dari tabung besar ke tabung kecil.

SuaraJogja.id - Peraturan bupati (Perbup) Bantul terkait pengisian oksigen gratis bagi masyarakat sudah rampung. Namun, sampai saat ini belum disahkan karena masih ada tahapan yang harus dilakukan.

Lokasi pengisian oksigen gratis bertempat di rumah dinas Bupati Bantul. Pantauan SuaraJogja.id di lokasi, sudah ada lima tabung oksigen ukuran besar yang diletakkan di sana, tetapi belum terisi. Bahkan menurut petugas jaga, sudah ada warga yang datang untuk mengisi tabung oksigen.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, sebelum oksigen diberikan ke masyarakat, pihaknya harus uji coba transfer oksigen dari tabung besar ke tabung kecil. Rencananya uji coba tersebut akan dilaksanakan pada hari ini atau Rabu (11/8/2021) besok.

"Jadi soal oksigen sudah disiapkan. Tinggal sekangkah lagi uji coba yang akan dilakukan kalau tidak hari ini ya besok. Dipastikan kelancaran transfer oksigen ke tabung yang lebih kecil," ujar Halim, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Dapat Tambahan 45 Tabung, RSUD Wirosaban Jamin Kebutuhan Oksigen Aman

Jika perbup itu sudah disahkan, dalam perbup disebutkan Satgas Covid-19 di tingkat desa harus mengetahui permohonan oksigen dari masyarakat. Tujuannya supaya tepat sasaran karena jumlah oksigen yang diberikan terbatas.

"Dalam sehari kami hanya bisa mengisikan 25 tabung oksigen. Karena barangnya terbatas maka harus benar-benar tepat sasaran," tutur dia.

Ia kembali menegaskan bahwa lebih diutamakan jika Satgas Covid-19 desa yang mengajukan pengisian tabung oksigen. Dengan demikian, bisa lebih dipercaya bahwa permohonan oksigen untuk orang yang tepat.

Menurutnya, generator oksigen yang ada di Rumah Sakit Panembahan Senopati (RSPS) guna memenuhi kebutuhan oksigen di sana agar tidak tergantung dengan pihak ketiga penyuplai oksigen. Lantaran produksi oksigennya surplus maka diperbantukan untuk orang yang terinfeksi virus corona dan butuh oksigen.

"Itu sebagai bentuk langkah konkret kami untuk menyelesaikan kelangkaan oksigen karena stok di pasaran terbatas," terangnya.

Baca Juga: Warga Bantul Bakal Dapat Okisgen Gratis, Distribusi Tunggu Perbup

Direktur RSPS, I Wayan Marthana Widiana Kedel menjelaskan, kerja alat tersebut adalah dengan mengambil udara di sekitar lalu memproses kandungan oksigen untuk dipisahkan dari kandungan udara lain seperti hidrogen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait