alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dapat Tambahan 45 Tabung, RSUD Wirosaban Jamin Kebutuhan Oksigen Aman

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora Senin, 09 Agustus 2021 | 20:50 WIB

Dapat Tambahan 45 Tabung, RSUD Wirosaban Jamin Kebutuhan Oksigen Aman
Direktur RSUD Wirosaban, Ariyudi Yunita memberi keterangan pada wartawan saat ditemui di sela rapat pembahasan anggaran perubahan (KUPA) 2021 bersama Komisi D DPRD Kota Jogja, di Ruang Paripurna, Senin (9/8/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

RSUD Wirosaban dapat tambahan tabung oksigen

SuaraJogja.id - RSUD Wirosaban atau RSUD Jogja mendapat tambahan puluhan tabung oksigen konsentrat pada pekan pertama Agustus ini. Sebanyak 40 tabung konsentrat dengan berbagai kapasitas bisa mencukupi kebutuhan oksigen untuk pasien Covid-19 atau non Covid-19 di RS setempat.

Direktur RSUD Wirosaban, Ariyudi Yunita merinci terdapat 20 tabung oksigen konsentrat dengan kapasitas 10 liter dan 25 tabung oksigen kapasitas 6 liter.

"Sejak Agustus ini ada pengiriman tabung oksigen konsentrat jadi total ada 45 tabung. Sehingga kebutuhan oksigen cukup di sini," kata Ariyudi ditemui wartawan di sela rapat pembahasan anggaran perubahan (KUPA) 2021 bersama Komisi D DPRD Kota Jogja, di ruang Paripurna, Senin (9/8/2021).

Ia menjamin kebutuhan oksigen sangat terpenuhi. Selain tambahan oksigen konsentrat untuk masing-masing pasien Covid-19 di ruang perawatan, oksigen liquid dari PT Samator juga rutin dikirim.

Baca Juga: Aksi Klitih Kembali Marak, Begini Tanggapan Kapolresta Yogyakarta

"PT Samator ke RSUD juga makin lancar. Mulai lancar itu 1 Agustus. Jika memang penyuplaian dari PT Samator berkurang, masih ada tabung oksigen konsentrat yang bisa digunakan," kata Ariyudi.

Lebih lanjut, ketersediaan bed occupancy rate (BOR) di RSUD Wirosaban dalam situasi saat ini mencapai 80 persen. Dari 80 bed terpakai 61 bed.

"Kondisi untuk bed non-critical sangat cukup dan masih ada sisa. Jadi pada Agustus ini masih bisa ditempati pasien baru," kata dia.

Kondisi ini kata Ariyudi diklaim terdapat penurunan pasien baru ke RS setempat. Pada 2 Agustus 2021 bed yang terisi sebanyak 56. Hingga 9 Agustus 2021 jumlahnya bertambah sedikit hanya 61.

"Jadi selama hampir satu pekan ada sekitar lima pasien baru Covid-19," ujar dia.

Baca Juga: Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, Satpol PP Kota Yogyakarta Tangkap Dua Pelaku Klitih

Disinggung terkait ketersediaan ICU, pihaknya mengatakan memang selalu penuh. Dari 8 bed, semuanya terisi.

"Jika ICU yang kami miliki selalu penuh. Namun kondisi ini bisa berubah sewaktu-waktu dan pasien dari ICU yang telah membaik bisa kami pindahkan," kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait