Curhat Pedagang Pasar Pasty Terdampak PPKM, Omzet Jutaan Rupiah Raib Hingga Cari Utangan

Para pedagang Pasar Pasty terdampak pandemi hingga pemberlakuan PPKM

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 10 Agustus 2021 | 19:38 WIB
Curhat Pedagang Pasar Pasty Terdampak PPKM, Omzet Jutaan Rupiah Raib Hingga Cari Utangan
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti meninjau pedagang ikan di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty), Kota Jogja, Senin (9/8/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Hal sedikit berbeda dirasakan Rani (34) penjual ikan hias di lokasi yang tak jauh dari Rohman masih bisa mencukupi kebutuhannya meski pasar sempat ditutup pada 7-20 Juli lalu. Namun ia tak bisa menjamin akan bertahan lama jika PPKM selalu diperpanjang.

"Untungnya jualan online masih dapat penghasilan. Kebetulan suami juga punya usaha lain sehingga bisa memenuhi kebutuhan yang ada," ujar dia.

Ia berharap pada pemerintah bersedia melonggarkan aktivitas warga. Selain itu akses jalan yang masih ditutup di Kota Jogja bisa dibuka kembali agar banyak pembeli yang datang.

Keluhan pedagang di pasar Pasty ditanggapi Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Dalam kunjungannya, Pasar Pasty sudah dibuka kembali, namun pedagang dan pengelola harus menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:PPKM Level 4 Diperpanjang, Begini Upaya Pemkot Jogja untuk Atasi Sektor Ekonomi

"Sebenarnya Pasar ini kan untuk hobbies, pecinta satwa atau tanaman. Nah sudah dibuka kembali tapi saya minta agar pengelola ini menerapkan protokol kesehatan," katanya saat kunjungan di Pasar Pasty, Senin (9/8/2021).

Selain itu ia berharap agar pengelola bisa menangani pedagang pasar tiban. Sehingga kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan bisa dihindari.

"Hal ini perlu diperhatikan betul oleh pengelola. Harapannya nanti diatur agar pedagang yang biasa datang dari luar Jogja ini tidak menimbulkan kerumunan," kata Haryadi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak