Target Vaksinasi 800 Ribu Warga Bantul Kelar September Meleset, Halim Beberkan Kendalanya

Sejauh ini ada sebanyak 230 ribu warga Bantul yang sudah mendapat vaksin tahap pertama

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono
Jum'at, 13 Agustus 2021 | 15:30 WIB
Target Vaksinasi 800 Ribu Warga Bantul Kelar September Meleset, Halim Beberkan Kendalanya
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meninjau kegiatan vaksinasi di SMAN 3 Bantul pada Kamis (12/8/2021) pukul 09.00 WIB. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id - Kabupaten Bantul menargetkan capaian vaksinasi untuk sebanyak 824.370 orang selesai pada September mendatang. Namun demikian, target tersebut kurang realistis mengingat vaksin yang dikirim oleh pemerintah pusat dilakukan secara bertahap. 

"Berdasarkan perhitungan saya, vaksinasi di Bantul belum akan selesai pada September besok," ujar Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Jumat (13/8/2021). 

Halim menjelaskan bahwa sejauh ini jumlah orang yang telah divaksin tahap pertama sekitar 230 ribu jiwa. Sehingga masih ada 600 ribu warga lainnya yang belum divaksin. 

"Masih banyak yang belum divaksin," katanya. 

Baca Juga:Polisi Ajak Pemeran Sinetron Tersanjung Tarik Minat Warga Ikut Vaksinasi

Menurutnya, tingkat kecepatan vaksinasi tergantung dengan kiriman vaksin dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat tidak langsung mengirim vaksin dalam jumlah banyak. 

"Pusat mengirimkan vaksinya secara bertahap, kalau di daerah sudah dihabiskan baru dikirim lagi vaksinnya," terangnya. 

Dalam waktu satu hari, Pemkab Bantul mampu memvaksin kurang lebih 10 ribu orang. Maka untuk bisa mencapai target vaksinasi itu, butuh waktu dua sampai tiga bulan. 

"Kami per hari bisa melakukan vaksinasi sampai 10 ribu orang. Jadi perlu waktu dua sampai tiga bulan. Itu pun kalau vaksinnya ada karena kan impor dari luar negeri, datangnya bertahap," ucapnya. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Agus Budi Raharja menyamapaikan, Pemkab Bantul sudah mengadakan rapat koordinasi dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyangkut ketersedian vaksin. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY menjanjikan bahwa ketersediaan vaksin untuk Bantul aman. 

Baca Juga:Sentra Vaksinasi Hasil Kolaborasi Bank Aladin, Alfamart dan Halodoc Diapresiasi

"Nanti pendistribusian vaksin melalui Pemprov DIY. Jadi kami akan mulai akselerasi untuk vaksinasi jika vaksinnya ada," terangnya. 

Terkait dengan 600 ribu warga Bumi yang belum divaksin, Agus memperkirakan butuh waktu sekitar 10 minggu untuk memvaksin mereka semua. 

"Bisa jadi 10 minggu atau mungkin Oktober 2021 target vaksinasi tercapai. Untuk mempercepatnya mungkin ditambah vaksinais dari polisi dan TNI. Kalau vaksinnya ada kami segera menata sesuai ketersediaan SDM," ujar dia.  

Menurut data Dinkes Bantul hingga 5 Agustus 2021 jumlah vaksin yang diterima berjumlah 239.860 dosis vaksin Sinovac. Untuk vaksin AstraZeneca 57.510 dosis. Sehingga total vaksin yang diterima 297.370 dosis. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak