Kasus Covid-19 di DIY Turun Tapi Destinasi Wisata Masih Tutup, SBSI Desak Ini

destinasi wisata di DIY belum dibuka

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Jum'at, 03 September 2021 | 08:00 WIB
Kasus Covid-19 di DIY Turun Tapi Destinasi Wisata Masih Tutup, SBSI Desak Ini
Wisatawan melintasi lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Pasar Sore, Malioboro, Kota Jogja, Minggu (22/8/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Korwil DI Yogyakarta mengaku kecewa terhadap kebijakan Pemda DIY yang tak segera membuka destinasi wisata meski angka penularan Covid-19 turun. Pihaknya meminta pemerintah tidak perlu menargetkan 80 warga DIY tervaksin untuk membuka sektor wisata.

"Pekerja pariwisata ini makin terpuruk. Pemerintah membuka wisata jika 80 persen warga tervaksin, apa-apaan itu?, waktunya jelas akan lama," kata Ketua SBSI Korwil DIY, Dani Eko Wiyono dihubungi wartawan, Kamis (2/9/2021).

Ia mengatakan tak ada jaminan bagi pekerja sektor wisata selama ini tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup. Terlebih lagi, mereka menggantungkan hidup dengan wisatawan yang datang dari luar kota.

"Mau menunggu sampai kapan lagi?, pekerja pariwisata ini bergantung dari wisata di wilayahnya, dia makin terhimpit kan. Pemerintah malah tak peka dan seolah-olah abai dengan nasib mereka," ujar dia.

Baca Juga:DIY Targetkan 11 Medali Emas di PON Papua

Aspirasi para pekerja pariwisata sudah disampaikan melalui audiensi dengan DPRD DIY bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat provinsi pada Kamis (2/9/2021) pagi. Hasilnya, kata Dani, tidak ada solusi yang berpihak kepada para pekerja.

"Kami kan meminta ada solusi, tapi mereka bilang akan menyampaikan ke pimpinan, itu kan jawaban klasik," keluh dia.

SBSI DIY mendesak agar pemerintah menghentikan PPKM. Akhir PPKM pada 6 September nanti tidak perlu ada perpanjangan lagi.

"Kami meminta agar pemerintah segera menghentikan PPKM atau dengan tegas membuka sektor pariwisata tanpa menunggu capaian vaksin 80 persen, rakyat sudah banyak yang berteriak," katanya.

Lebih lanjut, SBSI juga akan menggelar aksi jika pemerintah tak membuat solusi dan masih saja memperpanjang PPKM.

Baca Juga:Sontek 5 Inspirasi Nail Art DIY untuk Hiasan Kuku yang Menggemaskan

"Kami akan membuat aksi lagi, dengan massa yang lebih banyak jika aspirasinya tak lagi didengarkan," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak