SuaraJogja.id - Kabupaten Bantul mendapat bantuan Program Peningkatan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah atau PISEW senilai Rp5,4 miliar untuk tahun ini. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sembilan kapanewon masing-masing mendapat Rp600 juta.
"Hal ini tentu saja akan meningkatkan kualitas infrastruktur yang ada di Bantul lebih merata," ujar Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Kamis (9/9/2021).
Dikatakannya, dengan program itu dapat menjangkau dusun yang terisolir sehingga warga lebih produktif. Efeknya usaha-usaha ekonomi yang ada di dusun-dusun akan terdukung.
"Sehingga lebih memudahkan untuk mobilitas barang dan jasa," papar politisi PKB itu.
Baca Juga:Taman Budaya Bantul Dibangun Mulai 2023, Berfungsi untuk Inkubasi Seni dan Budaya
Salah satu titik yang mendapat PISEW yaitu Padukuhan Kabrokan Kulon, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul. Saat ini di sana telah dibangun jalan cor blok dan sebuah jembatan.
"Jembatan ini menghubungkan Kalurahan Sendangsari dengan Kalurahan Triwidadi. Panjangnya kurang lebih 55 meter," katanya.
Lurah Sendangsari Durori menyampaikan bahwa program ini merupakan program dengan anggaran yang paling besar diantara program yang lain. Sumber dana paling utama dari Kementerian PUPR, Pemerintah Kalurahan, Swasta dan swadaya masyarakat setempat.
"Bantuan PISEW sebesar Rp600 ratus juta, dana desa Rp 26,5 juta, dan bantuan dari pihak swasta mencapai Rp 27 juta," katanya.
Selain itu, swadaya masyarakat berupa gotong royong pengerjaan bereman, urug dan pembersihan pasca pembangunan jika dinominalkan kurang lebih Rp28,5 juta.
Baca Juga:Pemerintah Akan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata, Ini Dia Lokasinya di Bantul
"Program ini dilaksanakan oleh Badan Kerjasama Antar Kalurahan (BKAK) Kapanewon Pajangan dan Pemerintah Kalurahan Sendangsari. Kami berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan proyek ini,” ujarnya.