Tempat Wisata Wajib Gunakan PeduliLindungi, Pelaku Wisata Minta Kebijakan Alternatif

Ketua Koperasi Notowono Mangunan Purwo Harsono menuturkan, sampai sekarang belum ada pergerakan untuk menyiapkan PeduliLindungi di Hutan Pinus Mangunan.

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Kamis, 09 September 2021 | 18:39 WIB
Tempat Wisata Wajib Gunakan PeduliLindungi, Pelaku Wisata Minta Kebijakan Alternatif
Calon penumpang memindai kode batang dari aplikasi PeduliLindungi sebelum melakukan perjalanan menggunakan KAI Commuter Line di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (6/9/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraJogja.id - Pelaku wisata di Kabupaten Bantul meminta ada kebijakan alternatif menyangkut penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi ini berfungsi melakukan screening kepada wisatawan yang akan masuk ke tempat wisata.

Namun sejauh ini destinasi wisata di Bantul yang memiliki kode batang (barcode) terkait dengan PeduliLindungi baru di Watu Lumbung Resort. Sebab, tempat itu salah satu dari 20 destinasi wisata yang boleh melakukan uji coba pembukaan wisata oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Untuk bisa memperoleh barcode pada PeduliLindungi pun tidak mudah. Dinas Pariwisata atau kelompok sadar wisata (Pokdarwis) harus mengajukannya ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ketua Koperasi Notowono Mangunan Purwo Harsono menuturkan, sampai sekarang belum ada pergerakan untuk menyiapkan PeduliLindungi di Hutan Pinus Mangunan. Pihaknya tidak mungkin melakukan pengadaan PeduliLindungi.

Baca Juga:Kominfo Minta Publik Waspadai Situs Palsu PeduliLindungi

"Kami tidak mungkin pengadaan PeduliLindungi karena itu kan yang memfasilitasi pemerintah," ujarnya kepada SuaraJogja.id, Kamis (9/9/2021).

Menurutnya, penggunaan aplikasi tersebut bisa saja terkendala beberapa hal. Pertama soal sinyal yang belum merata dan tidak semua orang punya ponsel.

"Kalau karena kendala sinyal sulit diakses dan belum tentu semua orang punya ponsel. Apa iya kemudian tempat wisata tidak boleh bukan dan pengunjung tidak bisa masuk, itu kan aneh," ucapnya.

Untuk itu, sebagai gantinya wisatawan bisa masuk dengan menunjukkan bukti kartu sudah divaksin.

"Harus ada solusi terhadap kekurangan dari kewajiban itu (aplikasi PeduliLindungi). Caranya ya dengan menunjukkan kartu bahwa mereka sudah vaksin," katanya.

Baca Juga:Skrining Awal, Pengunjung Ancol Wajib Pakai Aplikasi Pedulilindungi

Ipung, panggilan akrabnya, menyatakan bila Hutan Pinus Mangunan sudah mengantongi sertifikat Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE). Sebelumnya, diketahui bahwa tempat wisata yang sudah punya sertifikat itu diizinkan untuk melakukan uji coba pembukaan kembali.

"Dengan aturan awal yang CHSE itu kami sudah punya. Cuma ternyata sekarang aturannya berubah lagi pakai aplikasi PeduliLindungi, padahal aplikasinya belum sampai ke sini," imbuhnya.

Dia berharap pemerintah bisa mengizinkan sejumlah tempat wisata melakukan uji coba. Menurutnya, pelaku wisata sudah terlalu lama bergelut dengan pandemi Covid-19.

"Pelaku wisata sudah berat menghadapi pandemi ini kalau harus menunggu tanpa kepastian bisa semakin stres. Sektor pariwisata sudah jadi mata pencaharian kami selama tiga tahun terakhir. Ini pandemi juga sudah hampir dua tahun," terang dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak