85 Persen Warga Ditarget Sudah Vaksin Akhir Oktober, Bupati Bantul: Ojo Mati Akeh-akeh

"Wajib berusaha, soal takdir di tangan Tuhan tapi takdir Tuhan itu kadang-kadang digantungkan kepada usaha manusia," kata Bupati Bantul.

M Nurhadi | Rahmat jiwandono
Rabu, 06 Oktober 2021 | 16:51 WIB
85 Persen Warga Ditarget Sudah Vaksin Akhir Oktober, Bupati Bantul: Ojo Mati Akeh-akeh
Warga Kapanewon Sewon, Bantul menjalani vaksinasi Covid-19 di PSG Bantul pada Senin (4/10/2021). - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mendorong pemerintah kalurahan untuk mempercepat vaksinasi guna memenuhi target vaksinasi akhir Oktober 85 persen. 

"Targetnya akhir bulan ini harus mencapai 85 persen. Untuk itu kami terus bekerja sama dengan berbagai pihak seperti TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan DIY," ujar Wakil Bupati Bantul, Joko Budi Purnomo pada Rabu (6/10/2021). 

Disinggung soal vaksinasi dari pintu ke pintu atau door to door, ia mengaku hal itu masih dikaji lantaran menyesuaikan jumlah tenaga vaksinator di setiap wilayah. 

"Vaksinator itu kan juga dari tenaga kesehatan, jadi juga harus diperhitungkan berapa jumlahnya untuk bisa melakukan vaksinasi door to door," katanya. 

Baca Juga:NIK Dipakai Warga Pancoran, Peserta Vaksinasi Covid-19 di Kota Malang Kecewa

Hal senada disampaikan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Ia menuturkan, capaian vaksinasi jadi salah satu syarat agar PPKM di Bumi Projotamansari bisa segera turun ke level 2. 

"Kalau mau turun ke level 2, capaian vaksinasinya sudah harus 80 persen akhir bulan ini," paparnya. 

Hingga kini, pihaknya terus berupaya menekan angka kematian pasien akibat Covid-19. Saat ini, angka kematian masih 2,7 orang.

"Angka kematian di Bantul per minggu per 100 ribu penduduk masih 2,7 orang," ujar Halim. 

Ia mengatakan, apabila angka kematian bisa ditekan dibawah dua kasus maka dengan sendirinya PPKM di Bantul akan turun ke level 2.

Baca Juga:Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, PKS: Pemerintah Jangan Paksakan Kehendak

"Kemarin saya mengumpulkan beberapa dokter yang merawat pasien Covid-19 harus intensif betul perawatan supaya angka kematian bisa ditekan."

"Wajib berusaha, soal takdir di tangan Tuhan tapi takdir Tuhan itu kadang-kadang digantungkan kepada usaha manusia," jelasnya.

Ia menargetkan, angka kematian bisa ditekan dari 2,7 orang menjadi 1,8 orang.

"Nek iso sing mati ojo akeh-akeh (kalau bisa yang meninggal jangan terlalu banyak), seko 2,7 digawe 1,8 atau 1,6 (dari 2,7 dibuat menjadi 1,8 atau 1,6). Itu pasti akan turun levelnya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak