facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

PSS Sleman Terseok-seok di Awal Liga 1, Marco: Kita Memasuki Fase Tersulit

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 15 Oktober 2021 | 15:24 WIB

PSS Sleman Terseok-seok di Awal Liga 1, Marco: Kita Memasuki Fase Tersulit
Direktur Utama PSS Sleman, Marco Gracia. [dok. PSS Sleman]

Dirinya pun mendapat tekanan dari Sleman Fans.

SuaraJogja.id - PSS Sleman terseok-seok di awal musim BRI Liga 1 2021/2022/

Tim Super Elang Jawa berjalan tertatih dan menutup putaran pertama dengan enam pertandingan awal, mereka menduduki peringkat 15. Dengan meraup enam poin, posisi PSS hanya satu strip di atas zona degradasi.

Direktur Utama PT PSS Marco Gracia Paulo mengakui tim memasuki masa sulit. Dirinya pun mendapat tekanan dari Sleman Fans. Termasuk desakan untuk memberhentikan pelatih Dejan Antonic.

Kinerja pelatih Dejan Antonic pun dipertanyakan. Meski membawa PSS menduduki peringkat tiga di turnamen pramusim Piala Menpora 2021, namun Sleman Fans tetap menginginkan Dejan dipecat karena tim belum berhasil ke papan atas liga.

Baca Juga: Prediksi BRI Liga 1: PSS Sleman vs Barito Putera

Tidak hanya tekanan untuk memecat pelatih, tetapi Marco Gracia turut menjadi sasaran suporter. Marco didesak mundur. Menariknya, entah kenapa pemain belakang Arthur Irawan juga ikut menjadi sasaran untuk di-out.

Ratusan suporter PSS Sleman menggeruduk Omah PSS, menuntut pelatih Dejan Antonic mengundurkan diri, Kamis (30/9/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Ratusan suporter PSS Sleman menggeruduk Omah PSS, menuntut pelatih Dejan Antonic mengundurkan diri, Kamis (30/9/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Marco menuturkan PSS memang berada pada situasi sulit. Sebelum kompetisi, suporter pun sudah mendapat penjelasan dari Marco bila tim diprediksi memulai kompetisi secara tidak mudah karena persiapan yang terlambat.

"Saya tetap percaya PSS. Namun harus diakui ini memang masa sulit bagi PSS. Meski demikian, saya optimistis PSS akan menyelesaikan ini dan maju lagi bersama," kata Marco, dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (15/10/2021).

"Hal ini sesungguhnya sudah saya sampaikan kepada teman-teman suporter. Kami melakukan pertemuan sampai tiga kali, termasuk dengan Pak Sismantoro (mantan manajer PSS). Saya katakan langkah kami bakal berat di awal kompetisi karena persiapan kami terlambat," ujar dia lagi.

Menurut Marco seperti dalam unggahan video di akun IG-nya, Selasa (12/10/2021), pembicaraan dengan suporter termasuk detil karena mengupas strategi dan peluang mendapat poin dari sejumlah pertandingan PSS. Saat itu, suporter bisa memahami dan mendukung tim sehingga tidak ada permasalahan saat PSS mengarungi kompetisi.

PSS memang melakukan start kurang bagus. Sempat menerbitkan harapan setelah menahan Persija Jakarta 1-1 di laga pertama, PSS dikalahkan Persiraja Banda Aceh 3-2. PSS akhirya menang 2-1 atas Arema FC. Namun mereka kemudian menelan kekalahan dari Madura United dan Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Prediksi PSIS Semarang vs Persik Kediri, Laga Pekan Ketujuh BRI Liga 1

Ratusan suporter PSS Sleman menggeruduk Omah PSS, menuntut pelatih Dejan Antonic mengundurkan diri, Kamis (30/9/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Ratusan suporter PSS Sleman menggeruduk Omah PSS, menuntut pelatih Dejan Antonic mengundurkan diri, Kamis (30/9/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Hasil buruk saat melawan Persebaya membuat Sleman Fans kecewa. Kinerja Dejan dinilai tak memuaskan sehingga mereka mendesak pelatih asal Serbia itu diberhentikan. Apalagi tren buruk tim belum berakhir setelah ditahan Persik Kediri 0-0 sehingga PSS gagal keluar dari zona bawah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait