alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dapat Buket Uang 50 dan 100 Ribu Rupiah, si Raja Bulu Tangkis Semringah Ngegombal

Eleonora PEW Kamis, 18 November 2021 | 12:20 WIB

Dapat Buket Uang 50 dan 100 Ribu Rupiah, si Raja Bulu Tangkis Semringah Ngegombal
Kento Momota saat menceritakan pertandingannya melawan Tommy Sugiarto di babak pertama Indonesia Masters 2021 di Bali,Selasa. (Antaranews/Roy Rosa Bachtiar)

Pemberi hadiah juga menuliskan ucapan dalam berbahasa Jepang.

SuaraJogja.id - Kento Momota merupakan atlet tunggal putra Jepang yang turut mengikuti turnamen Indonesia Masters 2021 di Bali. Sang Raja Bulu Tangkis pun mendapat hadiah.

Belakangan Badminton Lovers atau pecinta badminton memang kompak memberikan hadiah kepada para atlet yang menginap di Westin Resort, Nusa Dua, Bali.

Hadiahnya pun beragam, mulai dari buket bunga, makanan, hingga kenang-kenangan. Menariknya, hadiah yang diterima Kento Momota cukup berbeda.

Itu terlihat lewat unggahan yang dibagikan oleh pebulu tangkis berusia 27 tahun tersebut. Tampak sebuah foto buket berisikan beberapa lembar uang Rp50 ribuan dan Rp10 ribuan yang disusun sedemikian rupa.

Baca Juga: Top 5 Sport: Kalah dari Wakil Thailand, Anthony Ginting Ungkap Penyebabnya

Pemberi hadiah juga menuliskan ucapan dalam berbahasa Jepang yang tak begitu ketara dalam unggahan Kento Momota.

Mendapat hadiah tersebut, Kento Momota dibuat semringah. Dia memberikan balasan singkat bernada gombalan.

"I love you (aku cinta kamu--red), hehehe," celetuknya.

Sebelumnya Kento Momota berhasil menumbangkan wakil Indonesia Tommy Sugiarto di babak 32 besar Indonesia Masters 2021, Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: Ditonton Langsung Keluarga, Motivasi Hendra / Ahsan Berlipat Ganda

Duel Kento Momota vs Tommy Sugiarto berakhir dalam dua set dengan skor 21-12 dan 21-16. Meski menang, peringkat pertama BWF tersebut mengakui jika pemain Indonesia lebih sulit ditaklukkan saat bermain di negeri sendiri.

"Saya tahu melawan (pemain) Indonesia akan lebih sulit kalau sudah main di kandang sendiri. Selalu sulit. Tapi untungnya saya sudah siap sejak awal dan bisa bermain dengan baik," kata Momota selepas pertandingan di Nusa Dua seperti dimuat Antara.

Ia pun termotivasi untuk melakukan adaptasi pukulan agar lebih enak dalam bermain lantaran shuttlecock yang dipakai terasa lebih berat jika dibandingkan dengan turnamen sebelumnya di Indonesia.

"Kalau di Indonesia sebelumnya cocknya selalu ringan, tapi kali ini sedikit berat. Pandangan saya bermain di sini selalu 'kencang', jadi agak mengagetkan. Meski pukulan jadi lebih lambat tapi saya harus bisa mengatasinya," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait