Belum Meningkat Signifikan, Kunjungan Wisatawan di Candi Prambanan Masih di Bawah 10 Ribu

Sejauh ini kunjungan paling banyak terjadi pada momen tahun baru kemarin.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 03 Januari 2022 | 19:25 WIB
Belum Meningkat Signifikan, Kunjungan Wisatawan di Candi Prambanan Masih di Bawah 10 Ribu
Suasana sepi di Candi Prambanan pada Jumat (20/3/2020), usai PT TWC memberlakukan penutupan sementara karena wabah corona. - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Dari pantauan Dispar, baik pengelola destinasi dan usaha pariwisata maupun wisatawan, memakai masker dalam beraktivitas, dan melakukan cuci tangan/ memakai hand sanitizer sebelum memasuki destinasi wisata.

Kunjungan wisatawan itu kemudian juga berpengaruh dengan tingkat hunian atau okupansi hotel di Bumi Sembada pada periode yang sama. Selama libur nataru kemarin okupansi hotel di Sleman bahkan menyentuh angka 95 persen.

"Tingkat hunian hotel di Sleman saat libur natal dan tahun baru itu rata-rata 52 persen sampai dengan 95 persen," ungkapnya.

Ia menjelaskan, aktivitas hotel di wilayah Kabupaten Sleman juga sudah sesuai dengan Instruksi Bupati Sleman No. 39/INSTR/2021 Dan SE Kadinas Pariwisata Sleman No. 440/1112 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid 19 pada Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Intinya adalah secara bersama berupaya mencegah potensi penyebaran Covid-19.

Baca Juga:Viral Pasangan Bule Panjat Pagar demi Masuk Candi Prambanan, Akhirnya Disuruh Beli Tiket

Beberapa di antaranya seperti pelaksanaan CITAMASJAJAR dan tidak menyelenggarakan perayaan pergantian tahun baru atau pesta kembang api.

"Aktivitas hotel-hotel pada malam menjelang pergantian tahun sebatas acara gala dinner di restoran dengan dihias atribut pergantian tahun baru yang sampai kurang lebih pukul 22.00 WIB," tandasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak