facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Selama Ramadhan, Perhatikan Hal Ini untuk Olahraga Usai Buka Puasa atau Sahur

Eleonora PEW Jum'at, 08 April 2022 | 19:42 WIB

Selama Ramadhan, Perhatikan Hal Ini untuk Olahraga Usai Buka Puasa atau Sahur
Ilustrasi olahraga ringan (pixabay.com/lograstudio)

Waktu lain melakukan latihan fisik selama Ramadhan juga bisa setelah makan sahur, idealnya satu jam setelah sahur.

SuaraJogja.id - Di bulan Ramadhan, latihan fisik atau olahraga bisa dilakukan setelah berbuka puasa atau Sahur. Namun, dr Elsye dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) mengungkapkan, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan agar tubuh mendapatkan manfaatnya.

"Waktu yang disarankan 1-2 jam setelah berbuka puasa," ujar dia dalam diskusi seputar kesehatan secara daring, Jumat.

Elsye menuturkan, bila Anda hanya menyantap makanan dalam porsi lebih sedikit dan ringan setelah berbuka maka beri jeda sejam setelahnya untuk melakukan latihan fisik. Tetapi bila porsi makanan Anda cenderung banyak, maka beri dua jam setelah berbuka puasa sebelum latihan.

"Saya lebih suka olahraga setelah berbuka puasa. Karena saya suka lari, dan lari itu kan intensitasnya biasanya sedang hingga tinggi, tanpa cadangan energi jadinya enggak maksimal performa saja," tutur dia.

Baca Juga: Awali Buka Puasa dengan Air Putih, Ini Saran Dokter

Bila Anda merasa masih memiliki cadangan energi, maka boleh-boleh saja melakukan latihan fisik atau olahraga sebelum berbuka puasa. Elsye menyarankan Anda melakukannya 30 menit atau satu jam sebelum berbuka puasa.

"Latihan fisik intensitas ringan saja karena kita belum makan, belum memberikan energi pada tubuh. Supaya setelah selesai berolahraga, kita bisa segera memberikan asupan energi ke dalam tubuh," kata dia.

Waktu lain melakukan latihan fisik selama Ramadhan juga bisa setelah makan sahur, idealnya satu jam setelah sahur. Anda hanya boleh melakukan latihan intensitas intensitas ringan karena umumnya masih melakukan aktivitas fisik sebelum berbuka.

Untuk mengetahui intensitas latihan, Anda bisa melakukan tes bicara. Latihan dikatakan intensitas ringan bila Anda masih bisa mengobrol dan bernyanyi. Ketika Anda sudah mulai sulit untuk bernyanyi tetapi masih bisa mengobrol nyaman maka latihan Anda sudah masuk intensitas sedang.

"Tetapi kalau sudah tidak bisa bernyanyi, ngomong sudah sepatah dua patah napas mulai terengah-engah berarti sudah masuk intensitas tinggi, jadi sebaiknya diturunkan," saran Elsye.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Serang Banten Lengkap dengan Jadwal Sholat Jumat 8 April 2022

Latihan fisik selama Ramadhan sebaiknya dilakukan secara teratur, minimal 30 menit setiap sesi dengan frekuensi minimal 3 kali seminggu dan dapat ditingkatkan hingga 5 kali sepekan. Intensitasnya pun sebatas ringan hingga sedang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait