Adanya Peristiwa Berdarah di Sejarah Hari Buruh
Pada tanggal 4 Mei tersebut, terjadi aksi yang lebih besar di lapangan Haymarket. Pemerintah kemudian menurunkan pasukan kepolisian untuk meredam aksi buruh yang semakin menjadi-jadi.
Ada sekitar 180 polisi yang didatangkan untuk membubarkan aksi para buruh yang menuntut pengurangan jam kerja tersebut.
Pada saat orator terakhir turun dari mimbar pidato, sebuah bom meledak di barisan polisi yang sedang bertugas. Pelaku dari pengeboman ini belum diketahui dengan jelas.
Baca Juga:30 Kata-kata Hari Buruh Penuh Makna dan Inspiratif, Cocok Dibagikan saat May Day 1 Mei
Kejadian pengeboman tersebut menjadi peristiwa berdarah di sejarah hari buruh.
Ada 8 orang tokoh yang dianggap menjadi dalang dari pengeboman tersebut, kedelapan orang tersebut mendapatkan vonis hukuman seumur hidup.
Simpati Dunia pada Aksi Buruh di Amerika Serikat
Tragedi berdarah yang ada di dalam aksi penuntutan pengurangan jam kerja memicu simpati dari berbagai negara di dunia. Adanya simpati dari berbagai pihak, menjadikan tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai hari libur untuk para buruh. Ketetapan tersebut disepakati dalam Kongres Sosialis Internasional II di Paris pada tahun 1889.
Kontributor SuaraJogja.id: Dita Alvinasari
Baca Juga:Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Terkait Perayaan Hari Buruh Besok