facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terkenal dengan Kota Hijaunya, Finlandia Bakal Ikut Berkontribusi di Pembangunan IKN

Muhammad Ilham Baktora Selasa, 24 Mei 2022 | 14:40 WIB

Terkenal dengan Kota Hijaunya, Finlandia Bakal Ikut Berkontribusi di Pembangunan IKN
Wakil Menteri Keuangan Finlandia Ann-Mari Kemell menemui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (24/5/2022). (Foto: KSP)

Finlandia memiliki kota-kota yang mengusung konsep keberlanjutan dan berhasil menjadi model perkotaan urban yang ramah lingkungan.

SuaraJogja.id - Finlandia mengaku tertarik dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang ada di Kalimantan Timur. Pihaknya akan bekerjasama untuk menciptakan kota hijau dan ramah lingkungan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Finlandia Ann-Mari Kemell saat bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

"Indonesia memang harus belajar dari Finlandia terkait dengan penyiapan peta jalan membangun kota yang ramah lingkungan sehingga mampu mendukung tujuan Indonesia mencapai karbon netral pada tahun 2060," kata Moeldoko mengutip dari Antara, Selasa.

Dari catatan Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Finlandia menjadi salah satu negara terbersih dan terhijau di dunia, bahkan negara dengan masyarakat paling bahagia di dunia.

Baca Juga: Takut Sengketa, Pemkab PPU Catat Asetnya di IKN Nusantara, Apa Aja?

Finlandia memiliki kota-kota yang mengusung konsep keberlanjutan dan berhasil menjadi model perkotaan urban yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti Helsinki, Espo, Vantaa, Turku, Tampere, dan Oulu.

"Kami datang ke KSP untuk berbagi pengalaman dengan Indonesia terkait dengan membangun kota-kota yang berkelanjutan. Apalagi, visi membangun IKN sangat sejalan dengan visi dari Finlandia," kata Ann-Mari Kemell

Moeldoko pun mengapresiasi ketertarikan Finlandia untuk bekerja sama dengan Indonesia membangun IKN.

Pemindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur, kata Moeldoko, menunjukkan upaya nyata untuk mendorong pembangunan ramah lingkungan dengan membangun kota hijau yang mampu berkontribusi dalam penurunan emisi karbon secara global.

Indonesia, kata Moeldoko, merupakan salah satu negara berkembang di dunia yang berkomitmen pada penurunan emisi sebanyak 26 persen pada tahun 2030 dengan sumber daya nasional dan hingga 41 persen jika mendapatkan dukungan dan kerja sama internasional.

Baca Juga: Ajak Swasta Bangun Transportasi Nirawak di IKN Nusantara, Menhub: Suatu Keniscayaan yang akan Terjadi

Indonesia pun telah mempercepat target netral karbon (net zero emission) pada tahun 2060 atau 10 tahun lebih awal dari target sebelumnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait