Teteg Wetan Kulon Progo Siap Ditutup 20 September 2022, Dishub Beberkan Rekayasa Lalu Lintasnya

Ririn Widiastuti menuturkan, sebenarnya rencana penutupan teteg wetan di Wates itu telah digodok sejak beberapa tahun lalu.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 13 September 2022 | 19:12 WIB
Teteg Wetan Kulon Progo Siap Ditutup 20 September 2022, Dishub Beberkan Rekayasa Lalu Lintasnya
Sosialisasi penutupan perlintasan kereta api sisi timur atau lebih dikenal dengan sebutan teteg wetan di Kapanewon Wates, Kulon Progo, Selasa (13/9/2022) - (ist)

SuaraJogja.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas baru menyusul penutupan perlintasan kereta api sisi timur atau teteg wetan di Kapanewon Wates, Kulon Progo. Penutupan teteg wetan sendiri rencananya akan dilakukan pada 20 September 2022 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo, Lucius Bowo Pristyanto menjelaskan bagi masyarakat yang melewati Jalan Diponegoro atau arah selatan untuk menuju ke Alun-alun Wates atau Kompleks Pemkab akan diarahkan ke timur terlebih dulu. Nanti masyarakat bisa melewati Jalan Kemiri kurang lebih sejauh 500 meter.

Kemudian setelah tiba di simpang empat tepatnya di Masjid Bangun Ummah bisa belok ke kiri atau ke arah utara. Nanti masyarakat atau pengguna jalan akan melewati underpass Kemiri.

"Nantinya, pengendara akan langsung keluar di pertigaan Kantor DPRD Kulon Progo atau Jalan Sugiman," kata Bowo kepada awak media, Selasa (13/9/2022).

Baca Juga:Sudah Lama Direncanakan, Teteg Wetan Kulon Progo Segera Ditutup

Lalu selanjutnya bagi pengendara yang datang dari arah utara menuju ke selatan ketika teteg wetan ditutup akan diarahkan ke timur terlebih dulu. Pengendara akan melewati pertigaan Kantor DPRD Kulon Progo dan melewati underpass Kemiri ke arah selatan.

Bowo mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan Underpass Kemiri yang memang dijadikan alternatif jalan ketika teteg wetan ditutup. Sejumlah kekurangan masih akan ditambah guna melengkapi sarana prasarana yang dibutuhkan.

"Terkait dengan keamanan Underpass Kemiri sudah kami siapkan rambu dan lampu penerangan jalan umum. Kalau untuk lampu penerangan jalan umum memang ada yang masih kurang, ya sekitar 4 titik tapi akan segera kami penuhi," tuturnya.

Disampaikan Bowo, persiapan lain jelang penutupan teteg wetan sendiri juga terus dilakukan. Salah satunya dengan membongkar pembatas jalan yang ada di sebelah utara perlintasan kereta api tersebut.

Hal itu bertujuan untuk memberi ruang lebih bagi kendaraan yang hendak menuju ke Alun-alun Wates maupun Kompleks Pemkab Kulon Progo. Ditambah pula dengan wacana pemasangan traffic light di pertigaan Kantor DPRD Kulon Progo menuju ke arah Underpass Kemiri.

Baca Juga:Hanyut di Sungai Progo, Pemuda Asal Kulon Progo Ditemukan Tewas di Hari Ketiga Pencarian

"Iya memang berdasarkan hasil diskusi kami ada rencana seperti itu (menambah traffic light di pertigaan Kantor DPRD Kulon Progo) tapi mungkin tidak bisa diwujudkan dalam waktu dekat. Kita sedang upayakan itu," tandasnya.

Sementara itu, Deputi Executive Vice President (EVP) Daop 6 Yogyakarta Ririn Widiastuti menuturkan, sebenarnya rencana penutupan teteg wetan di Wates itu telah digodok sejak beberapa tahun lalu. Namun memang realisasi penutupan itu baru akan dilaksanakan pada tahun ini.

Penutupan perlintasan lalu lintas itu sendiri bukan tanpa alasan. Melainkan bertujuan guna meminimalisir potensi kecelakaan mengingat jalur yang sudah tergolong padat akan kendaraan itu.

"Jalur ini (teteg wetan) sekarang sudah padat banget. Setiap hari tercatat ada 116 perjalanan kereta api, di waktu-waktu tertentu seperti pagi dan siang itu laju kereta beriringan sangat padat dengan interval waktu yang cepat. Jadi memang harus segera ditutup," kata Ririn.

News

Terkini

Berikut keutamaan dzikir pagi petang, bisa langsung diamalkan.

News | 16:34 WIB

saat ini, selain Gunung Semeru ada gunung api lain di Indonesia yang masih aktif, salah satunya Gunung Merapi.

News | 16:22 WIB

Berikut link streaming Piala dunia 2022.

News | 16:18 WIB

Pernikahan Erina Gudono dan Kaesang Pangarep akan digelar 10 Desember 2022 mendatang

News | 16:14 WIB

Skuat Garuda menjadi tim dengan status market value termahal kalahkan Thailand dan Vietnam.

News | 14:43 WIB

Cedera yang dialami oleh Dimas Drajad mendapat sorotan dari salah satu media Vietnam, thethao247.

News | 14:39 WIB

prosesi pernikahan Kaesang dan Erina yang diselenggarakan di DIY turut berpengaruh pada tingkat okupansi hotel.

News | 14:26 WIB

berikut ini 4 kolam renang terpopuler yang ada di Jogja

Lifestyle | 11:26 WIB

Pengaturan izin PLTN pun sudah diatur pemerintah.

News | 11:23 WIB

Berikut doa setelah Sholat Dhuha yang dianjurkan untuk dibaca.

News | 11:20 WIB

Silver Hanoman diberikan kepada film 'Leonor Will Never Die'.

News | 13:17 WIB

lebih dari 16.000 penonton hadir dalam perhelatan Jogja-NETPAC Asian Film Festival ke-17 (JAFF17)

News | 13:13 WIB

sebelumnya diberitakan seorang wisatawan tewas usai jip wisata yang dinaikinya mengalami kecelakaan terjun ke jurang

News | 13:09 WIB

berikut ini 4 manfaat yang kamu peroleh kalau baca doa sebelum masuk ke kamar mandi

Lifestyle | 12:10 WIB

Target booster 50 persen itu memang sulit, tetapi mudah-mudahan akhir tahun bisa

News | 11:10 WIB
Tampilkan lebih banyak