Sambut Perayaan Imlek, Kue Keranjang di Kota Yogyakarta Mulai Diproduksi

Kue khas perayaan Tahun Baru Imlek yang berbahan dari tepung beras ketan, gula pasir serta bahan lainnya itu diproses dengan kompor minyak.

Ronald Seger Prabowo | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 14 Januari 2023 | 17:53 WIB
Sambut Perayaan Imlek, Kue Keranjang di Kota Yogyakarta Mulai Diproduksi
Kue keranjang di salah satu rumah produksi di Jalan Tegal Panggung, Kota Yogyakarta, Sabtu (14/1/2023). [Suara.com/Hiskia Andika Weadcaksana]

Walaupun saat ini banyak pilihan bahan lebih murah. Tetapi menurutnya justru bahan-bahan lokal itu yang menjaga kualitas kue keranjang itu tetap konsisten hingga sekarang. Meskipun menjadikan kue keranjang produksinya agak sedikit mahal dibanding penjual lain.

"Saingan banyak sekarang. Tapi kita tetap menjaga mutu kita. Menjaga resep itu proses yang paling susah. Takaran harusnya dijaga," tuturnya.

"Bahan baku juga harus dipilih yang bagus, dibikin bagus ketannya sehingga rasa lain, tapi memang harga agak tinggi. Makanya kalau cari yang murah kita kalah, tapi kita mikirnya ini kan cuma satu tahun sekali kok enggak enak," imbuhnya

Sulistyowati menyebut produksi tahun ini sudah mulai kembali normal. Walaupun belum sepenuhnya kembali seperti saat sebelum pandemi Covid-19 lalu.

Baca Juga:15 Ucapan Imlek 2023 dalam Bahasa Mandarin, Bisa Dipakai untuk Kartu Ucapan!

Terlebih karyawannya pun sekarang sudah mulai berkurang. Jika dulu sempat mencapai 10 orang kini hanya tingg 6 saja yang membantu untuk produksi.

"Sekarang cuma bikin separuh, belum sepenuhnya kembali. Bahan naik semua naik jadi semua ngirit. Masaknya lihat sikon, enggak berani kayak dulu. Dulu malah terus. Kalau sekarang sesuai pesanan saja. Tahun ini ya bisa produksi sampai sekitar 2 ton kalau dulu lebih," paparnya.

Proses pembuatan kue keranjang sendiri, kata Sulistyowati, membutuhkan waktu yang cukup lama. Setidaknya mulai dari memasak hingga dibungkus membutuhkan waktu selama tiga hari.

Kue khas perayaan Tahun Baru Imlek yang berbahan dari tepung beras ketan, gula pasir serta bahan lainnya itu diproses dengan kompor minyak warisan orang tuanya. Hal itu demi menjaga kualitas kue keranjang sendiri agar tetap baik.

Diungkapkan Sulistyowati terdapat berbagai model kue keranjang yang diproduksi tak hanya olehnya saja. Namun kue keranjang produksinya ini diklaim masih mengacu pada model original.

Baca Juga:4 Alasan Jeruk Mandarin Identik dengan Perayaan Imlek, Begini Filosofinya!

Kue keranjang produksinya sendiri diklaim bisa tahan lama hingga 1,5 tahun jika disimpan di kulkas. Kue-kue keranjang itu dijual dengan harga dan ukuran yang beragam. Pemesanan pun tak hanya di Yogyakarta saja tetapi dikirim hingga ke luar kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak