Imron Arnanto, pengelola Kawasan Wisata Candi Banyunibo dari Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Bokomakmur, menyatakan bahwa Kopdarnas ini sangat berdampak positif pada pemberdayaan masyarakat.
Kawasan seluas 6 hektar ini rata-rata digunakan untuk empat hingga lima acara nasional dan banyak acara daerah setiap tahun.

Di sisi lain, Head of Brand Communication and Planning Section (MMKSI), Gian Prima Yogi mengatakan bahwa kegiatan itu didukung oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Bukan tanpa alasan, jiwa kekeluargaan komunitas di bawah Eltitusi ini tinggi.
"Saling bantu jika ada trouble di jalan. Kami apresiasi kepada anggota komunitas," kata Gian.
L300 Kendaraan Tangguh Lintas Generasi
Dalam kegiatan tersebut, juga membuka testimoni pengguna Mitsubishi L300. Bahkan mobil ini yang disebut paling membantu para pengusaha, sebagai mobil Niaga yang bandel.
Lismaryono salah satunya, pengusa logistik dan sembako di Ngaglik, Sleman ini mengaku L300 yang digunakan memiliki daya tampung besar. Bahkan dalam mengangkut muatan 2 ton dari Jogja ke Solo, ia hanya butuh Rp70 ribu untuk mengisi bensin.
"Jadi saya pernah gonta-ganti jenis armada. Akhirnya menemukan jodoh yang pas ya ini Mitsubishi L300. Apalagi usaha saya bukan di Jogja atau di Jawa, tapi sampai ke Kalimantan, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasih sampai ke Bali," sebut pria 40 tahun itu.
Untuk perawatan, katanya juga tak perlu sulit. Meski mobilitas yang dilakukan berat ia mengaku tak perlu ribet untuk memilihara jodoh roda empatnya.
Baca Juga:Jogja El300 Community Gelar Kopdarnas di Candi Banyunibo
"Kaki-kaki depan dan belakang harus rutin dicek, takutnya ada laker macet, karena sering bawa beban berat," kata Lismaryono.