Yogyakarta Mulai Terasa Dingin, BMKG Beberkan Penyebabnya

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, termasuk tutupan awan yang tidak banyak terjadi.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 20 Juli 2023 | 13:50 WIB
Yogyakarta Mulai Terasa Dingin, BMKG Beberkan Penyebabnya
Ilustrasi seseorang alergi dingin (Freepik/Drazen Zigic)

SuaraJogja.id - Masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai merasakan suhu udara yang cukup dingin dalam beberapa waktu terakhir. Tidak hanya dirasakan saat malam hari saja bahkan udara dingin juga dirasakan hampir sepanjang hari.

Seorang warga Jogja, Dendi (25) mengakui memang merasakan suhu lebih dingin dari biasanya sejak beberapa hari terakhir. Ia bahkan sempat harus memakai jaket saat tidur malam hari.

"Iya nih sudah terasa lebih dingin sih dari biasanya. Sempat saya kemarin tidur pakai jaket. Kalau pagi apalagi, dingin banget," kata Dendi, Kamis (20/7/2023).

Fenomena hawa dingin ini juga kerap disebut bediding. Dalam istilah Jawa kondisi itu merupakan fenomena suhu udara yang lebih dingin dari biasanya. Terkhusus saat memasuki tengah malam hingga pagi hari. Lantas sebenarnya bagaimana penjelasannya?

Baca Juga:VIRAL! Pengantin di Lumajang Harus Jalan Kaki Gegara Jembatan Diterjang Banjir Lahar Dingin Semeru

Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas menuturkan bahwa ada sejumlah faktor yang menyebabkan wilayah Yogyakarta dan sekitarnya mengalami fenomena udara dingin akhir-akhir ini.

"Pada saat ini wilayah Yogyakarta masih dalam periode musim kemarau yang diakibatkan oleh gerak semu matahari yang saat ini berada di belahan bumi utara," papar Reni.

"Akibatnya di belahan bumi selatan mengalami musim dingin yang kemudian menyeruak hingga selatan equator sehingga menyebabkan angin bersifat kering dan dingin," imbuhnya.

Disampaikan Reni, pada saat musim kemarau tutupan awan juga tidak banyak. Hal itu yang kemudian menyebabkan proses pendinginan bumi berlangsung lebih cepat.

"Pada saat musim kemarau tutupan awan relatif sedikit atau clear. Sehingga proses pendinginan bumi berlangsung sangat cepat baik pada siang atau malam hari. Sehingga kondisi tersebut mengakibatkan Yogyakarta terasa dingin," tuturnya.

Baca Juga:Cara Membuat Keripik Kentang Renyah, Rendam Pakai Air Dingin 30 Menit

Berdasarkan pengamatan Stasiun Klimatologi Yogyakarta, suhu terendah di wilayah Yogyakarta dalam beberapa hari terakhir terpantau mencapai 19,4 derajat celcius. Hal itu disebut masih dalam kisaran yang normal.

Reni memprediksi cuaca dingin ini masih akan berlangsung sampai dengan bulan Agustus mendatang. Masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga stamina di saat kondisi udara dingin sekarang ini.

"Cuaca dingin ini masih berpotensi terjadi sampai dengan bulan Agustus," sebut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak