Berbeda dari Pemerintah, Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 jadi Awal Ramadan 1445 H

PP Muhammadiyah tidak bermaksud mendahului pemerintah atau siapapun terkait maklumat pengumuman awal Ramadan 1445 H.

Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 21 Januari 2024 | 11:07 WIB
Berbeda dari Pemerintah, Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 jadi Awal Ramadan 1445 H
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan awal Ramadan 1445 H di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (20/1/2024). [Kontributor Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah nampaknya mempercepat pengumuman awal Ramadan 1445 Hijriah (H) pada tahun ini. Meski masih dua bulan kedepan, organisasi masyarakat (ormas) tersebut sudah memaklumatkan awal Ramadan pada Senin, 11 Maret 2024 mendatang.

Begitu pula 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri pada Rabu, 10 April 2024. Sedangkan Idul Adha ditetapkan pada Senin 17 Juni 2024.

"Jadi bagi kaum muslim atau muhammadiyah dan yang ikut hisab hakiki wujudul hilal dan meyakininya, maka bisa memulai ibadah ramadan sebagaimana telah kami maklumatkan," papar Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dikutip Minggu (21/1/2024).

Menurut Haedar, PP Muhammadiyah tidak bermaksud mendahului pemerintah atau siapapun terkait maklumat pengumuman awal Ramadan 1445 H. Pengumuman tersebut merupakan hal yang lumrah setiap tahunnya sebagaimana juga berbagai organisasi Islam lainnya.

Baca Juga:Kaesang Pangarep Sengaja Bawa Tas Teddy Bear ke PP Muhammadiyah, Ternyata Begini Ceritanya

Atau seperti negara yang mengeluarkan kalender Hijriyah yang ada irisannya dengan kegiatan ibadah. Ataupun kalender lain yang menyangkut kegiatan publik di negara, bahkan di tingkat global.

"Maklumat [Muhammadiyah] ini normal terjadi dan dilakukan karena menggunakan metode hisab. Ini penegasan agar tidak jadi diskusi, apalagi polemik muhammadiyah mendahului. Sebaliknya tidak ada yang kami tinggalkan," jelasnya.

Dengan terbitnya maklumat Muhammadiyah tersebut, Haedar memprediksi akan kembali terjadi perbedaan awal Ramadan 1445 H laiknya tahun lalu. Namun untuk 1 Syawal atau Idul Fitri 1445 H dimungkinkan sama dengan pemerintah.

Haedar berharap kesamaan dan perbedaan itu dianggap hal biasa. Semua pihak diminta toleran terhadap penanggalan Ramadan, Syawal dan lainnya.

"Muhammadiyah secara terbuka memberikan kalender islam," imbuhnya.

Baca Juga:Aktivitas Remitansi Harian BNI Mengalami Peningkatan Saat Idul Fitri 2023

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak