Kekeringan Sudah Melanda, Pemkab Gunungkidul Siapkan 1.000 Tangki untuk Dropping Air Bersih

Wilayah yang berdampak kekeringan akan jauh berkurang dibanding dengan tahun 2023 yang lalu.

Muhammad Ilham Baktora
Senin, 20 Mei 2024 | 15:11 WIB
Kekeringan Sudah Melanda, Pemkab Gunungkidul Siapkan 1.000 Tangki untuk Dropping Air Bersih
Bahaya El Nino di Indonesia - Kekeringan (vecstock/Freepik)

SuaraJogja.id - Pemerintah Gunungkidul menganggarkan Rp400 juta untuk antisipasi dampak kekeringan yang sudah mulai melanda. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk kepentingan droping air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Purwono mengatakan untuk antisipasi kekeringan, dari BPBD menyiapkan 1.000 tangki. Jumlah tersebut mendapat alokasi anggaran rutin dari pemerintah setiap tahunnya.

"Kami akan distribusikan dengan 5 Armada tangki," kata dia Senin (20/5/2024).

Untuk tahun lalu pihaknya telah mengalokasikan dropping air bersih sebanyak 1.200 tangki. Karena musim kemarau tahun lalu cukup panjang bahkan hingga bulan Desember ada yang masih merasakan dampak kekeringan.

Baca Juga:PAN Gunungkidul Resmi Usung Putra Bendahara Umum, Muhammad Ardi Widanto

Tahun ini anggaran untuk dropping air bersih memang hanya Rp400 juta atau hanya untuk 1.000 tangki. Pasalnya berdasarkan prediksi dari badan meteorologi klimatologi geofisika BMKG kemarau pada tahun ini lebih pendek dibanding dengan tahun 2023 yang lalu.

"Tahun ini akan lebih pendek kemaraunya," kata dia.

Oleh karena itu dia memperkirakan leluasa wilayah yang berdampak kekeringan akan jauh berkurang dibanding dengan tahun 2023 yang lalu. Dia memperkirakan kapanewon wilayah tengah tidak akan terdampak kekeringan tahun ini.

Di tahun 2023 yang lalu hanya 2 kapanewon atau Kecamatan yang tidak mengajukan dropping air bersih yaitu Wonosari dan Playen. Dan diperkirakan akan lebih banyak lagi kapanewon yang tidak mengajukan bantuan air bersih tahun ini.

Dia mengakui ada beberapa titik wilayah Gunung Kidul yang sudah membeli air bersih karena kemarau melanda. Namun demikian yang menggunakan jika hingga hari Senin ini belum ada kelompok masyarakat yang mengajukan bantuan droping air bersih.

Baca Juga:Sebulan Tak Hujan, Warga Panggang Gunungkidul Terpaksa Beli Air Bersih Keliling

"Untuk bisa mendapatkan pasokan air bersih memang harus mengajukan proposal melalui kelurahan atau desa. Sampai sekarang memang belum ada,"ujar dia.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menambahkan pihaknya telah siap untuk menghadapi kekeringan. Selain mengantarkan dropping air bersih melalui BPBD, masing-masing kapanewon juga telah memiliki anggaran untuk dropping air bersih tersebut

"Dari 18 Kapanewon ada 11 yang memiliki anggaran untuk dropping air bersih. Masing-masing anggaran berbeda satu sama lain tergantung dengan kondisi wilayahnya," ungkap dia.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak