Waspada Cuaca Ekstrem, Wisata Sleman Siaga Nataru 2024

Intensitas hujan yang masih tinggi perlu menjadi perhatian khusus.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 28 Desember 2024 | 16:03 WIB
Waspada Cuaca Ekstrem, Wisata Sleman Siaga Nataru 2024
Pintu masuk wisata Kaliurang [Antara/Humas Sleman]

SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman meminta seluruh pengelola destinasi wisata untuk memperhatikan kenyamanan para wisatawan. Hal ini mengingat potensi cuaca ekstrem yang bisa melanda kapan saja.

Disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid, imbauan itu tidak hanya ditujukan kepada pengelola destinasi wisata dan penyelenggara event. Para wisatwan pun senantiasa diminta tetap waspada ketika menghabiskan waktu libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 ini.

Potensi cuaca ekstrem yang perlu diperhatikan itu yakni hujan deras yang disertai angin kencang. Termasuk meningkatkan kewaspadaan terjadinya aliran lahar dingin Gunung Merapi, utamanya bagi penyedia jip wisata di sekitar Kaliurang dan Kaliadem.

"Karena kita di lereng Merapi dan sampai akhir tahun ini Merapi masih dinamis jadi naik turun. Semoga saja kondisi Merapi selamanya seperti ini tapi tidak pernah kemudian menjadi seperti tahun 2010," kata Ishadi, Sabtu (28/12/2024).

Baca Juga:Fortuner Ringsek Tabrak Truk di Monjali Sleman, 1 Penumpang Luka

Wisatawan diimbau untuk selalu memperbarui informasi terkait kondisi cuaca. Mengacu pada informasi yang disediakan oleh BMKG maupun BPBD.

Selain itu, intensitas hujan yang masih tinggi perlu menjadi perhatian khusus. Terlebih ketika ada sejumlah ruas jalan yang kemudian tergenang air atau terjadi banjir yang cukup tinggi.

"Perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aquaplaning atau hydroplaning [kondisi ketika ban kendaraan tidak bisa menapak langsung ke permukaan jalan karena terhalang oleh genangan air] di jalan raya, utamanya di seputaran ringroad pada saat hujan lebat," ucapnya

"Ini biasanya di seputaran ring road kalau hujan ada genangan air, sehingga wisatawan maupun pengemudi bus untuk meningkatkan kewaspadaan," imbuhnya.

Tidak hanya wisata di luar ruangan saja yang perlu untuk diperhatikan. Semua pengelola hotel dan pusat perbelanjaan yang ada di Kabupaten Sleman diharapkan untuk memastikan kelaikan fungsi mekanikal dan elektrikal elevator (lift) dan eskalator (tangga berjalan) yang ada.

Baca Juga:Setelah Dua Tahun Direnovasi, Museum Gunungapi Merapi Kembali Beroperasi

"Sehingga nanti di libur Nataru ini tidak ada kejadian-kejadian terkait dengan lift macet atau apapun terkait mekanikal atau elektrikal di hotel maupun lainnya," tuturnya.

Ketika terjadi keadaan darurat, masyarakat dipersilakan untuk langsung menghubungi 112 melalui telepon seluler maupun telepon rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak