Motif Penumpang Begal Driver Ojol di Kalasan, Terlilit Utang Pinjol

Korban dan pelaku sempat bernegosiasi di atas motor.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 13 Juni 2025 | 21:54 WIB
Motif Penumpang Begal Driver Ojol di Kalasan, Terlilit Utang Pinjol
Pelaku pembegalan ojol ditangkap polisi di Mapolresta Sleman, Jumat (13/6/2025). [Hiskia/Suarajogja]

SuaraJogja.id - Polisi berhasil menangkap satu pelaku pembegalan seorang driver ojol di Kalasan, Sleman.

Pelaku berinisial BPU (27) itu mengaku nekat melakukan aksinya usai terlilit utang pinjaman online (pinjol).

"Motif pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan karena terlilit utang pinjol," kata Kapolsek Kalasan AKP Mujiyanto saat rilis kasus di Mapolresta Sleman, Jumat (13/6/2025).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kalasan, Ipda Ritantoko menambahkan bahwa pelaku memang memiliki niat untuk melakukan pencurian dengan kekerasan dengan sasaran driver ojol.

Baca Juga:Driver Ojol di Sleman Tewas Ditikam Penumpang Begal, Polisi Berhasil Amankan Pelaku

Niat pelaku untuk menguasai harta benda yang ada pada korban saat itu.

"Dari awal memang sudah niat, sasaran harta benda milik korban, entah mungkin pada saat itu ada HP, uang kalau kepepet bisa kendaraan juga bisa," ucap Ritantoko.

Disampaikan Ritantoko, aksi itu dilakukan pelaku lantaran sudah risih sebab ditagih untuk membayar utang pinjol tersebut.

"Ada yang datang memarahi pelaku, pelaku merasa risih, hari Senin harus sudah membayar [pinjol], kepepet," imbuhnya.

Padahal saat itu, kata Ritantoko, korban dan pelaku sempat bernegosiasi atau komunikasi sesaat untuk menanyakan keinginan korban.

Baca Juga:Sidang Ijazah Palsu Jokowi: Mediasi Berjalan, UGM Tolak Mentah-Mentah Serahkan Ijazah?

Alih-alih menjawab, pelaku justru panik sebab korban memberikan perlawanan dalam upaya membela diri.

"Saat itu korban dan pelaku ini sempat negosiasi, komunikasi, korban menanyakan 'maumu apa nanti saya tak kasih' tapi karena korban ada perlawanan dan pelaku panik sehingga membabi buta, dengan mengayunkan cutter dan pisau itu," ujarnya.

"Awalnya hanya ancaman tapi korban melawan akhirnya terjadi perkelahian dan dilukai," imbuhnya.

Alhasil korban mendapat sejumlah luka akibat duel dengan pelaku.

Termasuk satu luka tusukan di perut, sekitar tujuh lebih sayatan di lengan sebelah kanan, serta jari yang robek akibat sempat memegang pisau.

Korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara untuk perawatan pertama, namun akibat luka cukup serius korban dirujuk ke RSUP Sardjito. Namun nahas korban dinyatakan meninggal pada 9 Juni 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak