Cek Kesehatan Gratis di Bantul Diminati, Tapi... Ini Alasan Warga Masih Ragu

Salah satunya adalah kekhawatiran masyarakat akan hasil pemeriksaan.

Muhammad Ilham Baktora
Senin, 21 Juli 2025 | 23:30 WIB
Cek Kesehatan Gratis di Bantul Diminati, Tapi... Ini Alasan Warga Masih Ragu
Ilustrasi cek kesehatan gratis (Freepik)

SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul, melaporkan bahwa sebanyak 19.287 warga telah mengikuti layanan cek kesehatan gratis (CKG) di berbagai fasilitas kesehatan setempat.

Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan dini untuk menjaga kesehatan.

Hingga 7 Juli 2025, total peserta program CKG di seluruh wilayah DIY mencapai 71.835 orang. Kabupaten Bantul menempati peringkat ketiga terbanyak, dengan jumlah peserta mencapai 19.287 orang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho, pada Senin (21/7/2025)

Baca Juga:Koperasi Desa Merah Putih: Model Baru Koperasi dengan 6 Gerai Usaha, Termasuk Elpiji Bersubsidi

Menurut Abednego, tingkat partisipasi warga Bantul dalam program cek kesehatan gratis mencapai 90,22 persen dari total sasaran yang memenuhi kriteria layanan.

Meski secara peringkat berada di posisi ketiga, jumlah absolut warga yang telah memanfaatkan layanan CKG di Bantul menjadi yang tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di DIY.

"Wilayah lain yang mendekati adalah Gunungkidul dengan sekitar 16 ribu peserta. Kami bersyukur Bantul masih yang tertinggi dalam melayani masyarakatnya. Harapannya, minat masyarakat terhadap CKG akan terus meningkat," ujar dia.

Namun, Abednego juga mengungkapkan bahwa rendahnya minat sebagian warga Bantul terhadap layanan CKG disebabkan oleh beberapa faktor.

Salah satunya adalah kekhawatiran masyarakat akan hasil pemeriksaan, terutama bila diketahui menderita penyakit tertentu.

Baca Juga:Jalan Bantul Dilebarkan: Pembatas Jalan Dibongkar, Jalur Buka-Tutup Berlaku

Selain itu, sebagian masyarakat masih menganggap bahwa layanan CKG hanya terbatas pada pemeriksaan laboratorium seperti cek gula darah dan kolesterol.

Padahal, yang lebih utama adalah skrining awal melalui pengisian kuisioner kesehatan.

"Justru yang penting adalah hasil dari kuisioner awal. Jika dari skrining sudah dinyatakan sehat, maka tidak perlu pemeriksaan lanjutan," jelasnya.

Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat, Dinkes Bantul kini aktif menggandeng berbagai pihak, termasuk ASN, karyawan BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta, agar ikut serta dalam program cek kesehatan gratis ini.

Selama berdomisili dan memiliki KTP Bantul, warga dapat memanfaatkan layanan tersebut.

"Kami menjalin kemitraan dengan perusahaan swasta agar seluruh pekerja, termasuk tenaga lepas, bisa mendapatkan akses CKG di Bantul," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak