- Artikel membahas panduan menyusun naskah drama dari cerpen "Wayang Potehi: Cinta yang Pupus" untuk siswa Kelas 11.
- Langkah penting meliputi identifikasi tokoh (Joko Sudiro, Mei Wang) serta penentuan tata panggung per babak.
- Persiapan drama juga mencakup detail kostum, tata wajah, musik, efek suara, dan tata lampu untuk setiap adegan.
2. Tata Panggung untuk Setiap Babak
Untuk mengubah cerpen menjadi naskah drama, penting untuk menggambarkan latar tempat, waktu, dan suasana dengan jelas. Dalam cerpen ini, tata panggung dapat diatur sebagai berikut:
Babak 1:
Latar tempat: Pinggir jalan di antara rumah-rumah penduduk.
Baca Juga:Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 86 Kurikulum Merdeka: Memahami Teks Negosiasi
Latar waktu: Malam hari.
Perlengkapan: Gerobak bakmi dan properti yang menunjukkan suasana jalanan malam yang sepi dan tenang.
Babak 2:
Latar tempat: Kamar Joko dan teras rumah Mei Wang.
Latar waktu: Pagi hari.
Baca Juga:Bupati Sleman: Guru Harus Beradaptasi dengan Implementasi Kurikulum Merdeka
Perlengkapan: Isi kamar Joko dengan barang-barang seperti meja dan kursi, serta properti gereja untuk Mei Wang yang akan pergi ke gereja.
Babak 3:
Latar tempat: Teras rumah yang nyaman dengan meja dan kursi tempat Joko dan Mei Wang berbicara.
Latar waktu: Malam hari.
Perlengkapan: Meja dan kursi yang nyaman, serta wayang potehi sebagai latar belakang budaya yang penting dalam cerpen ini.
Babak 4: