MUI DIY Terbitkan Seruan Jelang Ramadan 1447 H, Soroti Potensi Perbedaan Awal Puasa

MUI DIY serukan Ramadan 2026: Jaga persatuan meski beda awal puasa, atur volume toa, dakwah menyejukkan, waspada hoaks, dan hindari konsumtif.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 03 Februari 2026 | 13:33 WIB
MUI DIY Terbitkan Seruan Jelang Ramadan 1447 H, Soroti Potensi Perbedaan Awal Puasa
Ilustrasi menyambut bulan Ramadan (Pexels)
Baca 10 detik
  • MUI DIY mengeluarkan seruan menyambut Ramadan 1447 H/2026 M, mengantisipasi potensi perbedaan penetapan awal puasa.
  • Seruan itu menekankan pentingnya toleransi pengaturan pengeras suara dan konten dakwah yang menyejukkan persaudaraan.
  • Masyarakat diimbau waspada informasi menyesatkan, hindari konsumtif berlebihan, serta maksimalkan takbir di tempat ibadah.

SuaraJogja.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara resmi mengeluarkan seruan menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Salah satu poin seruan itu terkait dengan potensi perbedaan penetapan awal Ramadan.

Surat edaran bernomor 015/MUI-DIY/I/2026 tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum MUI DIY, Machasin, yang berisi panduan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah dan menjaga kondusivitas sosial.

Dalam seruan itu, Machasin meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mengedepankan persatuan. Jika memang nantinya terjadi perbedaan waktu dalam memulai ibadah puasa di tahun ini.

"Awal Ramadan 1447 H. tahun ini berpotensi ada perbedaan karena perbedaan metode penentuan awal bulan dan sistem kalender yang dipergunakan. Karena itu dimohon kaum muslimin menyikapi dengan bijak agar senantiasa tercipta suasana yang tenteram di tengah umat Islam," kata Machasin, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga:Virus Nipah Belum Masuk Indonesia, Kemenkes Sebut Screening di Bandara Tetap Dilakukan

Selain masalah penetapan awal bulan, MUI DIY turut menyoroti pentingnya toleransi dan kenyamanan lingkungan melalui pengaturan tata suara di tempat ibadah. 

Pengurus masjid dan musala diimbau untuk tetap berpedoman pada aturan pemerintah yang berlaku demi menjaga harmoni.

"Penggunaan pengeras suara agar memperhatikan Surat Edaran Menteri Agama No. 5 tahun 2022, baik volume maupun jam penggunaannya," ucapnya.

Lebih lanjut, Machasin menekankan bobot materi dakwah yang disampaikan para penceramah selama bulan suci. Tujuannya adalah agar mimbar-mimbar keagamaan diisi dengan pesan yang menyejukkan dan memperkuat persaudaraan sesama muslim, bukan sebaliknya.

"Materi tausiyah diharapkan bisa meningkatkan iman dan taqwa serta tetap menjaga ukhuwah dan menjauhi hal-hal yang meresahkan umat Islam," tandasnya.

Baca Juga:Harga Emas Meroket, Pakar Ekonomi UMY Ungkap Tiga Faktor Utama

Di sisi lain, MUI DIY turut mengingatkan umat Islam agar mewaspadai arus informasi yang tidak benar serta ajakan-ajakan yang berpotensi menyesatkan akidah. Masyarakat didorong untuk proaktif berkonsultasi dengan lembaga resmi jika menemui keraguan dalam masalah agama.

"Kaum muslimin hendaknya berhati-hati menerima berita dan ajakan menyesatkan. Bila ada permasalahan yang berkaitan dengan masalah agama dan keagamaan, dapat berkonsultasi dengan MUI DIY atau lembaga/ormas Islam untuk menghindari penyimpangan aqidah maupun syariah," ungkapnya.

Terkait gaya hidup selama Ramadan, MUI DIY memberikan atensi khusus pada perilaku konsumtif yang kerap muncul saat berbuka puasa maupun menjelang hari raya. 

Dalam hal ini umat Islam diminta untuk mengedepankan kesederhanaan. Sehingga dapat menghindari perilaku boros yang justru mengurangi nilai ibadah.

"Hindari mempersiapkan menu makanan untuk berbuka/sahur yang secara berlebihan, begitu pula hindari menyambut lebaran yang terlalu konsumtif agar tak menimbulkan kemudaratan dan pemborosan," tandasnya.

Sebagai penutup seruan tersebut, tradisi menyambut Idul Fitri melalui takbir keliling turut menjadi sorotan agar tidak mengganggu ketertiban umum. MUI DIY menyarankan agar syiar takbir lebih dioptimalkan di dalam tempat ibadah demi menjaga kekhusyukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak