Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta

Seniman Ayik melaporkan dugaan kekerasan saat ARTJOG 2026 ke LBH Yogyakarta. Koalisi ARTJOKES menilai insiden ini bentuk represi terhadap kebebasan berekspresi di ruang seni.

Tasmalinda
Minggu, 21 Juni 2026 | 17:23 WIB
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
Koalisi ARTJOKES melaporkan represi yang dialami seniman ARTJOG ke LBH
Baca 10 detik
  • Seniman Ayik dan Koalisi ARTJOKES melaporkan dugaan kekerasan saat pembukaan ARTJOG 2026 di Yogyakarta ke LBH Yogyakarta.
  • Korban melaporkan tindakan represif dan pembiaran oleh aparat saat melakukan aksi seni sebagai bentuk pelanggaran kebebasan berekspresi.
  • Koalisi ARTJOKES mendesak penyelenggara ARTJOG segera memberikan permintaan maaf resmi kepada publik atas praktik kooptasi kekuasaan dalam seni.

Saat ini kasus dugaan kekerasan terhadap Ayik tengah didampingi oleh LBH Yogyakarta. Koalisi ARTJOKES menyatakan akan terus mengawal proses tersebut sekaligus menjaga ruang kritik dalam dunia seni agar tetap hidup.

"Kami menjaga ruang kritik seni agar tetap hidup di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap menyempitnya kebebasan berekspresi di Yogyakarta," kata Lorca.

Dukungan juga datang dari pekerja seni yang tergabung dalam Forum Cik di Tiro. Nana menyebut rekaman video yang beredar menunjukkan adanya dugaan kekerasan fisik terhadap Ayik saat aksi berlangsung.

"Dari rekaman terlihat ada tendangan ke bagian perut, wajah, dan pemaksaan membuka masker. Ada luka yang dialami," ujarnya.

Baca Juga:Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning

Nana menambahkan kondisi Ayik saat ini masih dalam tahap pemulihan. Namun terkait langkah hukum maupun tuntutan yang akan diajukan, seluruh keputusan berada di tangan korban.

"Yang berhak menentukan adalah seniman yang mengalaminya langsung. Kami tidak bisa mengambil keputusan atas nama dia," katanya.

Kasus ini menambah sorotan terhadap dinamika kebebasan berekspresi di Yogyakarta, khususnya di ruang-ruang seni yang selama ini dikenal sebagai ruang dialog dan kebebasan berekspresi bagi para seniman.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak