Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket

Peternak ayam petelur DIY membagikan 1.600 ekor ayam gratis di Malioboro sebagai bentuk protes atas anjloknya harga telur dan tingginya biaya pakan.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 10 Agustus 2026 | 11:34 WIB
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
Warga mendapatkan ayam yang dibagikan peternak di Malioboro, Senin (10/8/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi).
Baca 10 detik
  • Ribuan peternak ayam petelur DIY membagikan 1.600 ekor ayam gratis di Malioboro pada Senin, 10 Agustus 2026.
  • Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes akibat harga jual telur anjlok dan tingginya biaya produksi pakan.
  • Peternak menuntut pemerintah menurunkan harga pakan, mengendalikan populasi ayam, serta menstabilkan harga jual telur secara adil.

Untuk itu mereka menuntut penurunan harga pakan, harga telur yang adil dan berkelanjutan, tata niaga bahan baku yang lebih baik, serta jaminan ketersediaan jagung dengan harga wajar sesuai HAP pemerintah.

Peternak juga menyebut tingginya populasi ayam akibat impor grand parent (GP) juga perlu jadi perhatian pemerintah. Menurutnya, pengendalian populasi diperlukan agar pasokan dan harga telur tidak semakin tertekan.

"Untuk menstabilkan harga telur, populasi perlu dikendalikan,” ujarnya.

Mereka juga meminta pemerintah memperkuat kelembagaan sektor peternakan dan memberikan perhatian lebih besar terhadap peternak rakyat.

Baca Juga:Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

"Kami minta pemerintah dan wakil rakyat  melihat ada persoalan serius di sektor peternakan rakyat," tandasnya.

Salah seorang warga asal Surabaya, Sairoh, mengaku senang mendapatkan empat ekor ayam dari aksi tersebut. Kegiatan warga bantu warga itu jadi salah satu momen istimewa menjelang HUT RI ke-81. Ayam itu rencananya dibawa pulang ke Surabaya.

"Lumayan bisa dikandangkan untuk telur atau dipotong buat makan nanti pas malam tujuhbelasan," ujarnya.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Ari Setyawan Wibowo mengatakan kepolisian mengerahkan 167 personel untuk mengamankan aksi para peternak dari seluruh DIY tersebut.

Personel ditempatkan mulai dari jalur masuk menuju Kota Yogyakarta, termasuk kawasan perbatasan Bantul-Sleman hingga kawasan Gumaton (Gubeng-Malioboro-Kraton).

Baca Juga:Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja

Menurut Ari, pengamanan dilakukan agar penyampaian aspirasi berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

"Alhamdulillah, kondusif. Memang dari rekan-rekan peternak ayam yang menyampaikan aspirasi, mereka ingin menyampaikan aspirasi dengan cara yang kondusif," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak