Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng

Perubahan desil DTSEN di DIY picu protes warga karena kehilangan bansos. BPS DIY minta warga lapor lewat kanal resmi untuk verifikasi agar bantuan tepat sasaran.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 24 Agustus 2026 | 16:46 WIB
Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng
Plt Kepala BPS DIY, Endang Tri Wahyuningsih menyampaikan tentang desil di Yogyakarta,Senin(24/8/2026).(Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi).
Baca 10 detik
  • Plt. Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih menyatakan perubahan desil DTSEN di DIY pada Senin (24/8/2026) memicu protes warga kehilangan bansos.
  • BPS DIY menegaskan perubahan data disebabkan berbagai sumber sehingga verifikasi melalui kanal Kemensos sangat penting untuk mengantisipasi kesalahan.
  • BPS DIY mendata 606.000 pelaku usaha dalam Sensus Ekonomi 2026 guna membangun fondasi struktur ekonomi untuk satu dekade ke depan.

Endang menambahkan, persoalan perubahan desil seharusnya tidak diarahkan menjadi konflik antara masyarakat dan pemerintah maupun antarinstansi. Hal ini terkait protes yang dilayangkan Pemda DIY atas perubahan desil yang signifikan warga.

Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat harus membangun konsolidasi agar kualitas data semakin baik.

Konsolidasi juga telah dilakukan dengan Pemda DIY. Dalam koordinasi tersebut, masing-masing pihak menjelaskan persoalan yang ditemukan di lapangan.

"Tidak ada istilah memojokkan siapa pun. Tidak ada," tandasnya.

Baca Juga:Yogyakarta Diserbu 38 Juta Wisatawan Nusantara di 2024, Kabupaten Sleman Catat Kunjungan Terbanyak

Menurutnya, BPS juga perlu menjelaskan kepada masyarakat mengenai data sosial ekonomi yang digunakan pemerintah. Penjelasan tersebut dapat disampaikan melalui berbagai kanal.

"Masyarakat juga memiliki ruang untuk melakukan pengecekan secara mandiri terhadap data mereka," jelasnya.

Endang menambahkan, proses pembaruan data saat ini juga berkaitan dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.Menurutnya, pendataan tersebut penting karena struktur ekonomi Indonesia untuk satu dekade ke depan akan dibangun berdasarkan data yang dikumpulkan.

Dalam Sensus Ekonomi 2026 di DIY, BPS mendata sekitar 606.000 pelaku usaha yang melibatkan 4.082 petugas lapangan. Pendataan ini mencakup usaha formal, UMKM sekitar 596.000 unit  hingga aktivitas ekonomi rumah tangga secara door-to-door.

Ia berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi fondasi untuk membaca struktur ekonomi dalam10tahun mendatang. Karena itu, Endang kembali menekankan pentingnya konsolidasi dan kualitas data.

Baca Juga:Kemiskinan di Jogja Turun Signifikan, BI DIY: Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga jadi Kuncinya

"Kita ingin struktur ekonomi itu akan dibangun dari sini, Sensus Ekonomi 2026," ujarnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini