Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Film Memburu Pemangsa sukses membuat penonton bergidik ngeri lewat kisah perburuan predator anak yang penuh ketegangan, jump scare, dan isu perlindungan anak yang relevan.

Agatha Vidya Nariswari | Rosiana Chozanah
Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
Film Memburu Pemangsa (ist)
Baca 10 detik
  • Memburu Pemangsa sukses membuat penonton Yogyakarta tegang lewat teror pemburuan pelaku kejahatan anak dan adegan jump scare.

  • Screening ini menjadi bagian dari rangkaian nonton duluan di tujuh kota yang disambut antusias penonton.
  • Film karya Umay Shahab ini mengangkat isu kekerasan terhadap anak melalui aksi empat jurnalis perempuan memburu seorang predator.

Selain menggabungkan unsur horror-crime-action dan desain produksi berkualitas, Umay Shahab menempatkan empat karakter perempuan sebagai tokoh utama yang menjadi pahlawan dalam cerita, sesuatu yang masih jarang ditemui pada film horor Indonesia.

“Salah satu yang menarik untukku juga adalah adegan action-nya yang cukup heavy, ditambah pacing horor yang memacu adrenalin. Kami para pemeran harus melakukan workshop action selama tiga bulan sebelumnya lebih dulu, dan sangat menantang,” ujar Yasamin Jasem.

Film ini juga menyoroti realitas kasus kekerasan terhadap anak yang masih terjadi di berbagai daerah.

Di Kota Makassar, misalnya, pernah terjadi kasus siswi SMP yang menjadi korban kekerasan seksual oleh pasangan suami-istri pada Juli tahun ini.

Baca Juga:Denny Sumargo Merasa 'Berjodoh' dengan Karakter Hajime di Film Baby Udon: Memang Sudah Jalannya

Kasus lain terjadi di Yogyakarta, yakni adanya kekerasan pada anak di daycare Little Aresha juga sempat menyita perhatian nasional.

Sementara itu, di Medan, kasus kekerasan terhadap anak masih tercatat cukup tinggi. Pada Juni tahun ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APMP2KB) Kota Medan mencatat 39 laporan kasus kekerasan anak yang menimpa 44 korban.

Berbagai kasus yang terjadi di sejumlah kota tersebut menunjukkan bahwa persoalan perlindungan anak masih menjadi perhatian serius.

Melalui kisah perburuan predator anak yang dikemas dalam balutan horror-crime-action, Memburu Pemangsa hadir sebagai tontonan yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan anak-anak.

Film Memburu Pemangsa akan diputar di seluruh bioskop Indonesia pada 24 September 2026.

Baca Juga:Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini