Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Geruduk DPRD, Layangkan 7 Tuntutan

Ribuan mahasiswa geruduk DPRD DIY evaluasi 2 tahun Prabowo-Gibran. Mereka bawa 7 tuntutan, dari korupsi anggaran bencana, program MBG, hingga desak restrukturisasi kabinet.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:35 WIB
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Geruduk DPRD, Layangkan 7 Tuntutan
Ribuan mahasiswa berunjukrasa di kantor DPRD DIY, Selasa (20/10/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Ribuan mahasiswa dari berbagai aliansi menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD DIY, Yogyakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.
  • Aksi tersebut dilakukan untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dengan menyampaikan tujuh tuntutan terkait berbagai persoalan nasional.
  • Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menemui massa aksi dan berjanji akan menindaklanjuti seluruh aspirasi mahasiswa tersebut.

SuaraJogja.id - Ribuan massa dari berbagai aliansi mahasiswa menggeruduk kantor DPRD DIY di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (20/10/2026) siang. Mereka turun ke jalan dalam rangka menyikapi dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Massa yang berasal dari sejumlah kampus itu berorasi di depan DPRD DIY sembari membentangkan spanduk berisi kalimat protes terhadap kebijakan pemerintah. Mereka juga menurunkan bendera Merah Putih menjadi setengah tiang sebagai tanda berkabung yang kepemimpinan pemerintahan Prabowo-Gibran yang carut marut.

Di tengah orasi, mahasiswa sempat mengingatkan sesama peserta agar tetap menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi.

"Kawan-kawan di sini kita satu tujuan, jangan sampai terprovokasi," ujar salah seorang orator.

Baca Juga:Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Dalam aksi itu, mahasiswa membawa tujuh tuntutan yang menyasar sejumlah persoalan mendasar dalam pemerintahan. Diantaranya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sumatera dan Papua. 

Mereka mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menangani bencana dan memulihkan kehidupan masyarakat terdampak. Termasuk pengelolaan anggaran penanggulangan bencana  yang justru dikorupsi Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB).

"Anggaran penanggulangan bencana digunakan investasi dan sampai sekarang KPK belum menetapkan kepala BNNP sebagai pelaku korupsi," tandas salah seorang orator.

Tak hanya persoalan bencana dan penegakan hukum, mahasiswa juga menyoroti program strategis nasional. Mereka menuntut moratorium, evaluasi, dan transparansi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa  Merah Putih (KDMP).

Mahasiswa menuntut transparasi tata kelola, keterbukaan, dan pertanggungjawaban pelaksanaannya kedua program tersebut. Terlebih pemerintah menggulirkan anggaran yang sangat besar pada kedua program tersebut.

Baca Juga:Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal

Massa juga mendesak pemerintah memperbaiki regulasi pengadaan, tata kelola, serta transparansi distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di setiap daerah di Indonesia. Hal ini penting mengingat sejumlah daerah mengalami antrian panjang BBM.

Sementara di bidang komunikasi politik, mereka menuntut perbaikan pola komunikasi pemerintah, terutama komunikasi Presiden yang dinilai kerap merendahkan rakyat. Kritik lain diarahkan pada struktur kabinet. Mahasiswa mendesak restrukturisasi dan perampingan kabinet yang mereka nilai terlalu gemuk demi efisiensi birokrasi dan anggaran negara.

Mereka juga menuntut penghentian militerisme dalam berbagai bentuk, terutama pelibatan militer di ranah sipil. Sementara itu, dalam aspek penegakan HAM, mahasiswa mendesak proses peradilan terhadap 13 peristiwa pelanggaran HAM berat masa lalu ditegakkan.

Ketua DPRD DIY, Nuryadi yang menemui massa dan menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

"Kami menindaklanjuti aspirasi kalian semua. Dua tahun sudah berlalu pemerintahan kali ini, maka menjadi wajar kalau rakyat memberikan evaluasi," katanya.

Namun dia mengingatkan mahasiswa agar menyampaikan aspirasi dengan cara yang benar dan tidak berujung pada kerusuhan. Menurutnya, mahasiswa merupakan generasi yang kelak akan menggantikan para pemimpin saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini