SuaraJogja.id - Persoalan Surat Edaran Kepala Sekolah SD Negeri Karang Tengah 3 Wonosari Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mewajibkan siswanya untuk berpakaian muslim telah dicabut oleh Kepala Sekolah yang bersangkutan.
Oleh karena itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengatakan persoalan surat edaran tersebut telah selesai. Lantas, Sultan meminta kepada semua pihak untuk tidak kembali menjadikan persoalan tersebut sebagai isu kembali.
"Sudah selesai, kalau sudah selesai jangan jadi isu lagi," kata Sultan Kamis (26/6/2019)
Sultan menambahkan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, juga telah melakukan pertemuan dengan seluruh kepala sekolah agar kejadian serupa tak terulang kembali.
"Mungkin hari ini ada pertemuan antara Dikpora dengan seluruh kepala sekolah,"ujar Sultan
Sultan menilai ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh kepala sekolah hingga surat edaran tersebut bisa dikeluarkan. Sehingga surat tersebut bukan karena ada kekeliruan penafsiran tetapi karena memang kesengajaan.
Sehingga ketika awak media bertanya apakah perlu ahli bahasa untuk mendampingi para kepala sekolah dan guru dalam membuat Surat Edaran Sultan mengatakan tidak perlu. Sebab kata Sultan, yang terjadi adalah kekeliruan karena unsur kesengajaan.
"Tidak perlu itu. Memangnya guru-guru itu buta huruf untuk apa? Kan kemarin di katakan ini kekeliruan penafsiran. Hambok sekarang kan faktanya keliru. Mosok kepala sekolah buta huruf kalau saya ya ada unsur kesengajaan," tutupnya.
Kontributor : Rahmad Ali
Baca Juga: Sultan HB X: Rakyat Jangan Terjebak Rentenir
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata