SuaraJogja.id - Kondisi kesehatan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafi'i Maarif mulai membaik. Pasca operasi batu ginjal, tokoh nasional tersebut sudah bisa berjalan.
Dirawat di Bangsal Zaitun, RS PKU Muhammadiyah Gamping, Daerah Istimewa Yogyakarta, Buya saat dijenguk Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Sabtu (27/7/2019) menceritakan tentang sakitnya . Menurut Buya, ada tiga batu di ginjal sebelah kanannya. Karenanya harus dioperasi agar batu ginjal tersebut bisa keluar.
"Alhamdullilah pagi ini sudah bisa keluar setelah terapi elektroshockwave," ujarnya.
Buya mengungkapkan, sebelumnya merasakan sakit saat harus ke toilet. Bahkan pada Selasa (24/7/2019) lalu sempat keluar darah saat kencing. Karenanya Buya kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan tindakan medis dan pengambilan batu ginjal.
"Kata dokter, saya termasuk orang yang tahan sakit. Baru terasa Selasa," ujarnya.
Sementara dokter spesialis Urologi RS PKU Muhammadiyah Gamping, Prahara Yuri menjelaskan, Buya sudah bisa pulang dua sampai tiga hari kedepan. Sehingga Buya bisa beraktivitas kembali secara normal.
"Sudah membaik dan insyaallah kita harapkan semuanya akan terus membaik dan beliau bisa melanjutkan pengobatannya untuk selanjutnya," jelasnya
Yuri menambahkan, masuknya Buya ke RS karena mengalami kencing berdar. Kondisi ini bisa jadi disebabkan oleh iritasi dari adanya batu di ginjal sebelah kanan.
Kontributor: Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Jenguk Buya Syafi'i Ma'arif, Mahfud MD dan Alissa Wahid Malah Dinasihati
Berita Terkait
-
Jenguk Buya Syafi'i Ma'arif, Mahfud MD dan Alissa Wahid Malah Dinasihati
-
Khawatir, Jokowi Kirim Dokter Kepresidenan untuk Buya Syafi'i
-
Diutus Jokowi, Mensesneg Pratikno Jenguk Buya Syafi'i Ma'arif yang Sakit
-
Usai Operasi Tembak Ginjal, Buya Syafii Berterima Kasih ke Jokowi - Ahok Cs
-
Jatuh Sakit, Buya Syafii Maarif Dirawat di RS PKU Muhammadiyah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga