SuaraJogja.id - Briptu Hikma Nur Syafa, polisi wanita (polwan) asal Bantul yang tengah viral karena menjadi satu dari 14 polwan sekaligus wanita berhijab pertama yang ikut Misi Kemanusian PBB di Bangui, Afrika Tengah mengaku kangen dengan masakan ibunya di rumah.
Bahkan di tengah tugasnya yang berat menjaga keamanan di negara dunia ketiga tersebut, Ima mengaku kangen makan tempe goreng.
"Semua masakan ibu enak, tapi saya paling kangen sama tempe goreng," kata Ima saat wawancara melalui video call di rumah orang tuanya di Padukuhan Tarudan Wetan RT 05, Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul, Selasa (13/8/2019).
Namun keinginan itu masih harus dipendamnya satu tahun lebih. Wanita 25 tahun yang pernah menjadi Ketua OSIS di SMPN 2 Sewon tersebut masih harus babat alas di kawasan yang rawan konflik.
Sebab meski akses komunikasi masih sulit dan perekonomian masyarakat Bangui cukup rendah, pemakaian senjata di negara tersebut merupakan hal yang biasa. Bahkan dalam setiap upacara, warga lokal di negara tersebut selalu membawa senjata.
"Suasana disini unpredictable, jadi harus siaga," paparnya.
Walapun masih kesulitan untuk berkomunikasi dengan warga lokal, tim kemanusian asal Indonesia cukup diterima. Mereka bahkan saling belajar bahasa untuk bisa berkomunikasi.
Ima dan anggota lainnya membawa misi perdamaian dan kemanusiaan. Juga mengenalkan budaya Indonesia pada dunia. Apalagi sebentar lagi Indonesia merayakan 74 tahun kemerdekaanya.
"Kalau punya mimpi jangan pernah menyerah karena punya mimpi itu tidak bayar. Mimpi saya untuk melakukan perjalanan internasional dalam berbagai misi bisa terwujud, termasuk mengenalkan Indonesia pada masyarakat internasional," papar mantan paskibraka tingkat SMA Se-Kabupaten Bantul ini.
Baca Juga: Briptu Ima,Srikandi Indonesia di PBB yang Hobi Menangis
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat