SuaraJogja.id - Menteri Pertahanan (menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan Enzo Zenz Allie yang tetap dipertahankan TNI untuk ikut Akademi Militer (Akmil) harus memenuhi syarat. Pemuda itu diminta memiliki kesetiaan pada NKRI dan Pancasila.
Bila yang bersangkutan berubah, maka Menhan Ryamizard memintanya untuk keluar, sebab NKRI dan Pancasila merupakan harga mati bagi Bangsa Indonesia.
"Tidak ada tawar menawar, Pancasila nomor satu. Kalau dia mempertahankan khilafah dan lainnya harus keluar," papar Menhan usai memberikan kuliah umum pada mahasiswa baru UPN Veteran Yogyakarta, Selasa (13/8/2019).
Ryamizard mengaku tidak mempersoalkan keputusan TNI untuk mempertahankan Enzo ditengah kontroversial yang menjadi rekam jejak kehidupannya dalam gerakan ormas terlarang seperti yang banyak terlihat di jagad lini masa.
"Saya sudah jawab beberapa kali, Enzo harus dipastikan harus setia NKRI, setia pada Pancasila," tandasnya.
Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan Enzo dinyatakan tetap mengikuti pendidikan Akmil di Magelang, Jawa Tengah bersama dengan 363 calon prajurit taruna lain. Berdasarkan tes moderasi bernegara, penilaian semangat bernegara Enzo mencapai 84 persen.
Tes semacam ini sudah diterapkan delapan tahun terakhir dalam seleksi taruna. Tes ini untuk mendapatkan jawaban secara proporsional terkait moderasi bernegara.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Pasca Isu Khilafah, Enzo Zenz Allie Bisa Jadi Duta Toleran TNI
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal
-
BRI Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perluas Kredit Berkualitas bagi UMKM
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja