SuaraJogja.id - Wajah Sumiasih terlihat sumringah saat menceritakan dirinya bakal bertandang ke Ibukota Jakarta untuk pertama kalinya. Apalagi bisa naik pesawat secara gratis, satu hal yang bahkan tidak pernah diimpikannya.
Nampaknya peringatan Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia ini membawa berkah yang luar biasa bagi ibu dari Muhammad Maruf, Siswa kelas XI SMK 1 Sanden, Bantul yang terpilih menjadi salah satu tim pengibar bendera (paskibraka) nasional di Istana Negara Jakarta, 17 Agustus 2019 besok.
Selain kesempatan Maruf tersebut sangat membanggakannya, dia bisa kecipratan berkah diundang ke Jakarta untuk mendampingi putra sulungnya tersebut.
"Belum pernah ke Jakarta, apalagi naik pesawat. Rasanya deg-degan takut terbang," ujar Sumiasih saat ditemui di Kampung Juron RT 19, Kelurahan Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Rabu (14/8/2019).
Wanita berusia 45 tahun itu menjelaskan, bakal berangkat ke Jakarta pada 16 Agustus 2018 bersama sang suami, Samsulhadi. Mereka akan berangkat bersama beberapa pejabat dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY. Meski begitu, dia belum tahu bakal melakukan apa di Jakarta.
Namun sesuai petunjuk dari suaminya yang tengah mengurus tiket, dia harus menyiapkan baju kebaya untuk dipakai saat upacara bendera pada pagi hari dan sore hari.
"Tidak tahu besok di sana (Jakarta) seperti apa, yang penting bisa ketemu anak saya (Maruf) karena sudah beberapa minggu ini tidak bisa komunikasi," jelasnya.
Selain bisa ke Jakarta gratis, gara-gara Maruf terpilih jadi paskibraka nasional, Sumiasih dan suaminya jadi terkenal di kampungnya. Hampir setiap bertemu tetangga, mereka diberikan ucapan selamat.
"Seperti artis saja selalu disalami dan diucapkan selamat," ujarnya sambil tertawa.
Baca Juga: Rajin Berlari, Anak Penjual Bakso Ini Terpilih Jadi Paskibraka Nasional
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah